Memisahkan Pesawat Ulang Alik dari 747 Ternyata Tak Sesulit yang DIbayangkan

Setidaknya itu menurut NASA. 

Seperti kita ketahui, baru-baru ini pesawat ulang alik Discovery diterbangkan dari Florida ke Virginia untuk dimuseumkan di Smithsonian Museum. Yang terlintas dalam benak kita mungkin, bagaimana cara menaruh kendaraan luar angkasa seberat 150.000 pound (+ 75 ton) di atas pesawat 747 sepanjang 230 kaki (+ 70 meter) tanpa terpeleset? 

Pesawat ulang alik tersebut “ditempelkan” di punggung Boeing 747, yang dikenal dengan nama Shuttle Carrier Aircraft (SCA), dengan tiga penyangga – satu di hidung dan dua di sayap. Untuk memisahkan kedua pesawat berbeda fungsi itu, ketiga penyangganya dilepaskan, kemudian sepasang crane (derek) secara bersamaan mengangkat pesawat ulang alik. Derek yang lebih kecil mengangkat hidung Discovery, sementara derek yang lebih besar mengangkat bagian belakangnya. Derek-derek itu kmudian menahan Discovery, sementara SCA mundur dan menyingkir dari lokasi penderekan agar pesawat ulang alik bisa diletakkan di darat. 

Sebaliknya, untuk menaikkan ternyata lebih sulit dari menurunkan. Di Kennedy Space Center, NASA menggunakan Mate-Demate Device (MDD). MDD adalah struktur bernilai $1,7 juta yang terdiri dari dua buah menara setinggi 100 kaki (+ 30 meter) dengan platform setiap 20 kaki, lengkap dengan tiga buah derek yang masing-masing berkapasitas 100.000 pound (+ 50 ton) untuk mengangkat Discovery ke punggung SCA. MDD ini juga digunakan untuk membuat Discovery tegak lurus sebagai posisi peluncuran saat masih aktif. 

Menurut NASA, 

Dua dari derek yang ada terhubung dengan bagian belakang dari “knalpot” Discovery dan satu derek lagi terpasang di bagian depan “knalpot”. Tiga derek bekerja secara simultan dalam proses pengangkatan. Masing-masing derek mempunyai daya angkat 50 ton. Saat dioperasikan bersamaan, daya angkat total dari tiga derek tersebut adalah 240.000 pound (+ 120 ton). 

Sumber : Gizmodo

Related Posts
Previous
« Prev Post

Comments