Bagian Tubuh Wanita Mana yang Dilihat Pria Saat Orgasme?

Itu adalah pertanyaan yang jarang dibahas, namun sebenarnya sangat berarti untuk dipahami oleh kaum wanita. Secara blak-blakan, Tracey Cox* mengulasnya, karena selama ini luput dari perhatian para wanita pada umumnya, padahal pria sangat menyukai momentum ini.

Jadi, jika Anda wanita dan disodori pertanyaan, bagian tubuh wanita mana yang menjadi fokus perhatian pria saat berhubungan seks, terutama saat orgasme, apa jawaban Anda?

Dada, pantat atau miss V?

Salah.

Penelitian menunjukkan bahwa bagian tubuh yang diperhatikan kebanyakan kaum pria saat wanita berhubungan seks adalah “sesuatu yang ekpresif”.

Wajah.

Kenapa wajah?

Pada umumnya pria meyakini kalau ekspresi wajah menunjukkan indikator yang paling mungkin menunjukkan apakah wanita benar-benar orgasme atau cuma pura-pura.

Ekspresi orgasme wanita dulunya adalah sesuatu yang tabu dibicarakan (atau dipikirkan), namun sekarang sudah secara terbuka dijadikan topik pembahasan.

Jika mengulas tentang wajah orgasme, yang terbayang di benak kita biasanya adalah wajah pemain film porno yang koleksinya kita simpan rapat dalam laci khusus atau folder yang disembunyikan.

Kamera film secara khusus mengambil angle wajah si pemain wanita yang terlihat merasakan kenikmatan tak terhingga, dengan rambut yang masih tertata rapi dan keringat membasahi tubuhnya.

Film porno, sebagaimana film-film Holywood, tidaklah nyata alias hanya akting semata.

Tracey menuturkan, ia merasa muak saat nonton film berjudul The Sex Inspector. Dalam salah satu adegannya ia melihat sepasang lelaki dan wanita sedang bercinta dengan ekspresi yang tak wajar.

Menurutnya, ekspresi wajah saat orgasme sama sekali tidak seperti yang ditunjukkan dalam film porno.

Hal itu, membuat banyak wanita cemas akan ekspresi wajahnya saat orgasme. Cemas kalau terlihat tidak elegan!

Kebanyakan orang akan kemerahan wajahnya, berkeringat, berkerut dan mengernyit sehingga terlihat tidak menarik, mulut biasanya terbuka dengan suara erangan yang kadang terdengar aneh.

Jadi camkan baik-baik di benak Anda, bahwa wajah orgasme tidaklah selalu terlihat cantik.

Seks bukanlah soal terlihat cantik atau saat untuk jaim, tapi soal nafsu dan birahi yang merupakan emosi primitif dan liar.

Terus terang, andai aku tidur dengan seseorang dengan wajah datar-datar saja saat mencapai klimaks, aku pasti kesal, ujar Tracey.

Akan terlihat lebih seksi jika Anda biarkan ekspresi Anda sebebas mungkin saat orgasme, seolah Anda tidak peduli tidak menarik sekalipun!

Juga akan terasa keintiman jika Anda tetap melek dan saling menatap pasangan masing-masing.

David M. Schnarch, penasehat perkawinan dan penulis buku terkemuka di AS, adalah penggemar berat “orgasme dengan mata terbuka”. Ia merasa tak nyaman jika menutup mata di saat-saat intim seperti itu.

Tracey memberi PR kepada beberapa pasangan yang bekerja bersamanya untuk tetap melek saat bercinta. Hasilnya, ada yang merasa malu dan tak percaya diri, tapi ada juga yang merasakannya sebagai pengalaman paling erotis dalam kehidupan percintaan mereka.

Apapun itu, tergantung dari kepribadian masing-masing. Pastinya, layak dilakukan, kecuali jika ada sesuatu yang disembunyikan.

Karena, sebagaimana kata para pria: Wajah Anda adalah indikator paling pas untuk menilai apakah Anda benar-benar orgasme atau tidak!

Nah, mumpung kita sedang ngobrol soal orgasme, seperti apa wajah Anda saat mencapai klimaks?

Seperti ini?


Ini?


Atau ini?


Apapun itu, yang penting enjoy aja!

Sumber : Daily Mail

*) Tracey Cox adalah psikolog serta pakar dan penulis buku di bidang seks dan relationship.


Related Posts
Previous
« Prev Post

2 comments

Comments