Ajaib! Mereka Menggoreng Dengan Tangan Telanjang

Sejauh ini, ada 3 orang di dunia yang diketahui mempunyai kemampuan unik dan ketiganya mempunyai profesi yang sama: penjual gorengan. Kemampuan unik itu adalah menggoreng dengan tangan telanjang, tanpa bantuan spatula! Ya, mereka tanpa ragu membolak-balik gorengan dalam wajan yang penuh dengan minyak mendidih hanya dengan tangan kosong tanpa alat bantu apapun. Mereka adalah :

Kann Trichan (Thailand)


Laki-laki berusia 50 tahun warga Thailand ini sehari-harinya berjualan makanan gorengan di Chiang Mai, Thailand. Ia meninggalkan spatula dan mulai menggoreng dengan tangan telanjang sejak 7 tahun lalu setelah mengalami kejadian, di mana seekor tupai menjatuhkan sebutir mangga ke dalam penggorengan sehingga minyak panasnya tumpah dan mengenai sekujur tubuhnya. "Saya pikir saya akan terluka parah. Tapi saya ingat ketika melihat di cermin dan menyangka akan banyak luka melepuh di kulit saya, ternyata tidak ada apa-apa di sana," kenang Trichan.

Berkat kemampuan uniknya itu ia tercatat sebagai pemegang rekor dunia Guinness untuk kecepatan mengambil ayam goreng dalam minyak bersuhu 480c dengan tangan kosong, sebanyak 20 potong dalam waktu 1 menit.

Tan Nou (Indonesia)


Nama aslinya adalah Hartin Maliki dan biasa dipanggil Tante Nou yang kemudian oleh pelanggannya dipersingkat menjadi Tan Nou. Ibu tiga cucu yang tinggal di Gorontalo, Sulawesi Utara, ini menekuni usaha berjualan gorengan pisang, tahu dan lain-lain sejak 23 tahun lalu dan mulai menggoreng dengan tangan telanjang sejak 10 tahun terakhir. Menurut pengakuannya, ia memberanikan diri untuk mencelupkan tangannya dalam minyak mendidih karena mendapat suatu bisikan gaib.

Kemampuan uniknya telah membawanya berkunjung ke beberapa negara, antara lain Perancis, Singapura dan Malaysia.

Afet (Indonesia)

Sejak menggoreng dengan tangan telanjang, dagangan laki-laki berusia 63 tahun yang mengawali berjualan gorengan 12 tahun lalu di kawasan Mayjen Sungkono Surabaya itu makin laris manis. Pembeli tak hanya datang untuk menikmati renyahnya pisang goreng hasil racikannya, tetapi juga ingin menikmati atraksi menggorengnya yang mulai dilakukan sejak 2 tahun terakhir.

Bagaimana itu bisa terjadi?

Dalam ilmu fisika, kemampuan seperti itu disebut-sebut mirip dengan Leidenfrost Effect, yakni fenomena terbentuknya lapisan tipis pada cairan untuk mencegah pertukaran suhu. Efek ini terjadi secara spontan ketika cairan panas bersentuhan dengan massa atau benda dengan perbedaan suhu yang ekstrem. Sebuah eksperimen yang dilakukan di situs Mythbustersresults berhasil membuktikan teori tersebut. Dalam eksperimen tersebut, relawan mencelupkan jari ke timbal yang dilelehkan pada suhu 454c setelah sebelumnya jari tersebut dibasahi dulu dengan air. Sebuah video yang merekam eksperimen ini memang menunjukkan bahwa jari sang relawan sama sekali tidak mengalami luka bakar atau melepuh. Namun di bagian akhir video tersebut ada peringatan, dilarang melakukannya sendiri di rumah kecuali sudah tahu betul apa risikonya.(mp2)

Referensi :
bukucatatan-part1.blogspot.com
Bingkai Berita Trans TV





Related Posts
Previous
« Prev Post

Comments