Showing posts with label Seks. Show all posts
Showing posts with label Seks. Show all posts

(Jangan Baca) Berapa Lama Normalnya Durasi ‘Hohahihe’?

(Jangan Baca) Berapa Lama Normalnya Durasi ‘Hohahihe’?

Untuk urusan ranjang, yang paling didambakan oleh kaum pria adalah keperkasaan, kemampuan memuaskan pasangan dalam sebuah hubungan intim yang berkualitas. Banyak pria yang merasa kehilangan harga diri dan tertekan batinnya karena mengalami ‘edi tansil’ (ejakulasi dini tanpa hasil). Belum 1 menit penetrasi sudah ‘keluar’.

Hal ini diperparah dengan anggapan yang menyatakan, bahwa wanita suka dengan pria yang tahan lama. Faktanya, aktifitas seks yang terlalu lama justru membuat wanita tersiksa.

Jadi sebenarnya, berapa lama sih normalnya durasi berhubungan intim?

Dr. Brendan Zietsch, seorang psikolog dari University of Queensland, menulis dalam sebuah artikel yang mengulas hasil penelitian tentang durasi/ lamanya pasangan heteroseksual melakukan hubungan seks dalam satu waktu.

“Aku tahu ada banyak hal dalam seks selain memasukkan penis ke dalam vagina dan diakhiri dengan ejakulasi, tapi hal-hal tersebut tidak selalu mudah untuk dijabarkan (berciuman? saling meraba? bergumul?). Untuk memudahkan dan agar lebih spesifik, kami hanya akan fokus pada saat terjadinya ejakulasi”, tulis Dr. Brendan.

Bagaimana kita menentukan awal dan akhir dari seks? Semuanya terpusat pada penis. Dr. Brendan mengukur waktu dari penetrasi hingga ejakulasi dalam sebuah observasi yang melibatkan 500 pasangan di seluruh dunia, di mana mereka menggunakan stopwatch setiap kali melakukan ‘hohahihe’ (hubungan intim) dalam kurun waktu 4 minggu. Para relawan tersebut harus menekan tombol “start” pada saat akan melakukan penetrasi dan “stop” saat mencapai ejakulasi. Sengaja digunakan stopwatch karena dianggap alat paling tepat untuk mencatat data, dibandingkan jika hanya sekedar ditanya tanpa alat ukur yang layak, karena jawaban mereka bisa sangat bias/ melenceng. Lagi pula, sangat sulit dipastikan kebenarannya, karena pada umumnya orang tidak akan sempat memelototi jam saat ber-hohahihe.

Dari eksperimen tersebut diperoleh data lamanya hubungan seks dalam kurun waktu 4 minggu antara 33 detik sampai 44 menit. Tetapi, jika dihitung secara rata-rata, masing-masing pasangan butuh waktu 5,4 menit setiap kali berhubungan intim.

Menariknya, disunat ataupun memakai kondom tidak berpengaruh pada durasi aktifitas ranjang. Justru sebagian pria meyakini penggunaan kondom akan mengganggu kualitas ereksi mereka karena berkurangnya sensitifitas di area paling sensitif itu. Tetapi, penelitian yang dilakukan pada 2015 menemukan, bahwa pria berusia 18 sampai 24 tahun, yang menganggap kondom sebagai penghambat ereksi, ternyata menderita disfungsi ereksi, baik memakai kondom atau tidak.

Selain itu, penelitian menunjukkan bahwa negara asal tidak menentukan durasi hubungan seks, kecuali pasangan dari Turki yang cenderung lebih singkat (3,7 menit) dibandingkan pasangan dari negara lain. Yang berpengaruh adalah usia, di mana makin tua usia pasangan, makin singkat durasi seksnya.

Lalu, durasi 5,4 menit tersebut termasuk hebat atau payah? Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh sejumlah terapis seks dari Amerika Serikat dan Kanada tahun 2008, seks berdurasi 1 s/d 2 menit termasuk “terlalu singkat”, 3 s/d 7 menit termasuk “cukup/ lumayan”, 7 s/d 13 tergolong “nikmat”, sedangkan jika berlangsung selama 10 s/d 30 menit termasuk “terlalu lama”.

Tampaknya bergoyang ranjang lebih dari 10 menit termasuk ideal, tetapi 'ora umum' (tidak lazim), karena nyatanya jarang ada pasangan yang mencapai waktu tersebut.

Lalu, apa sih sebetulnya yang mempengaruhi durasi hubungan seks?

Zietsch menduga durasi tempur di ranjang dipengaruhi oleh bentuk penis. Nah lo! Pada penelitian tahun 2003, dengan menggunakan vagina buatan, penis tiruan dan sperma abal-abal (terbuat dari sirup jagung), para ilmuwan menemukan, bahwa cembungan di sekitar kepala penis mampu mendulang sirup yang ada di vagina. Dengan kata lain, “genjotan” berulang-ulang yang dilakukan pria saat berhubungan intim mampu menyingkirkan sperma lain, sebelum ejakulasi terjadi. Hal ini memungkinkan sel-sel sperma memiliki kesempatan untuk mencapai sel telur agar terjadi pembuahan.

“Hal ini dapat menjelaskan kenapa pria yang terus menerus “bergoyang” pasca ejakulasi jadi merasa tak nyaman, bahkan kesakitan. Itu karena mereka mendulang sperma mereka sendiri,” tulis Ziersch sebagaimana dikutip Medical Daily.

Jadi, daripada penasaran dengan masalah durasi, lebih baik dinikmati saja kebersamaan dengan pasangan di ranjang. Tak perlu repot-repot bawa stopwatch. Cukup bawa cinta dan kasih sayang… Asalkan bisa mencapai klimaks bersama-sama, itu sudah lebih dari cukup. Bagaimana?



Read More

Pria Sehat yang Bermasalah dengan Seks Beresiko Terkena Serangan Jantung

Pria Sehat yang Bermasalah dengan Seks Beresiko Terkena Serangan Jantung
Sebuah penelitian menemukan bahwa pria sehat yang memiliki masalah dengan aktifitas di ranjang kemungkinan beresiko terserang penyakit jantung.

Kaitan antara disfungsi ereksi (DE) dan penyakit jantung telah diketahui secara luas, tapi riset menunjukkan bahwa meski kondisi kesehatan prima, masalah ereksi ringan maupun berat bisa menunjukkan masalah lebih lanjut.

Kondisi ini meningkatkan resiko serangan jantung, gagal jantung dan penyakit arterial pada pria berusia 45 tahun ke atas meski sebelumnya tidak pernah punya sejarah penyakit jantung.

Salah seorang pakar yang mengomentari temuan tersebut mengatakan, pria yang mengalami DE pada tingkatan manapun butuh pertolongan medis segera.

Dr. Rob Grenfell, dari Yayasan Jantung Australia yang mendanai penelitian tersebut menyatakan, “Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap pria yang menderita DE pada tingkatan manapun harus secepatnya mendapat penanganan medis sekaligus memeriksakan kesehatan jantungnya”.

Impotensi lazim diderita oleh pria paruh baya dan lansia. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa sekitar 1 dari 5 pria berusia 40 tahun ke atas menderita DE menengah sampai parah.

Sekitar 95.000 pria mengambil bagian dalam penelitian untuk Sax Institute di Sydney, di mana masalah pada tingkatan tersebut dialami oleh 16% pria berusia 50-59 tahyn, 34% berusia 60-69 tahun, dan 60% berusia 70 tahun ke atas.

Para peneliti melihat tingkat kematian pada para partisipan dan catatan rawat inap di rumah sakit untuk kondisi jantung dan arteri yang bervariasi dalam waktu 2 sampai 3 tahun.

Dalam kurun waktu tersebut pria yang tidak mempunyai catatan penyakit jantung meningkat penderitaan DE-nya yang terlihat dari tajamnya peningkatan resiko rawat inap di rumah sakit.

DE ringan terkait dengan 0,08% peluang meningkatnya rawat inap karena penyakit jantung iskemik, yaitu buntunya saluran arteri. Tapi keadaan ini naik menjadi 37% beresiko lebih tinggi pada pria yang menderita DE menengah dan 60% bagi mereka yang sudah parah.

Masalah ereksi berdampak besar pada tingkat pasien rawat inap gagal jantung, melonjak 5 kali lipat meski hanya menderita DE ringan atau menengah.

Pimpinan riset, Profesor Emily Banks, mengatakan, “Resiko penyakit jantung ke depan dan kematian dini terus meningkat dengan DE parah … pada pria dengan atau tanpa sejarah penyakit kardiovaskular”.

“DE lebih merupakan gejala atau sinyal ketimbang penyebab adanya penyakit jantung yang tak terdeteksi dan pada masa mendatang bisa menjadi penanda yang berguna untuk membantu dokter memprediksi resiko masalah kardiovaskular”.

“Ini merupakan topik yang sensitif, tapi tidak seharusnya pria menderitanya diam-diam; ada banyak perawatan yang efektif, baik untuk DE maupun penyakit kardiovaskular”.

Para ilmuwan mengatakan DE bisa menjadi penanda untuk mengidentifikasi pria agar segera melakukan tes untuk mengetahui ada tidaknya resiko penyakit kardiovaskular.

Hasil penelitian tersebut dilaporkan pada jurnal online, Public Library of Science Medicine.

Sumber : Daily Mail

Read More

Bagian Tubuh Wanita Mana yang Dilihat Pria Saat Orgasme?

Bagian Tubuh Wanita Mana yang Dilihat Pria Saat Orgasme?
Itu adalah pertanyaan yang jarang dibahas, namun sebenarnya sangat berarti untuk dipahami oleh kaum wanita. Secara blak-blakan, Tracey Cox* mengulasnya, karena selama ini luput dari perhatian para wanita pada umumnya, padahal pria sangat menyukai momentum ini.

Jadi, jika Anda wanita dan disodori pertanyaan, bagian tubuh wanita mana yang menjadi fokus perhatian pria saat berhubungan seks, terutama saat orgasme, apa jawaban Anda?

Dada, pantat atau miss V?

Salah.

Penelitian menunjukkan bahwa bagian tubuh yang diperhatikan kebanyakan kaum pria saat wanita berhubungan seks adalah “sesuatu yang ekpresif”.

Wajah.

Kenapa wajah?

Pada umumnya pria meyakini kalau ekspresi wajah menunjukkan indikator yang paling mungkin menunjukkan apakah wanita benar-benar orgasme atau cuma pura-pura.

Ekspresi orgasme wanita dulunya adalah sesuatu yang tabu dibicarakan (atau dipikirkan), namun sekarang sudah secara terbuka dijadikan topik pembahasan.

Jika mengulas tentang wajah orgasme, yang terbayang di benak kita biasanya adalah wajah pemain film porno yang koleksinya kita simpan rapat dalam laci khusus atau folder yang disembunyikan.

Kamera film secara khusus mengambil angle wajah si pemain wanita yang terlihat merasakan kenikmatan tak terhingga, dengan rambut yang masih tertata rapi dan keringat membasahi tubuhnya.

Film porno, sebagaimana film-film Holywood, tidaklah nyata alias hanya akting semata.

Tracey menuturkan, ia merasa muak saat nonton film berjudul The Sex Inspector. Dalam salah satu adegannya ia melihat sepasang lelaki dan wanita sedang bercinta dengan ekspresi yang tak wajar.

Menurutnya, ekspresi wajah saat orgasme sama sekali tidak seperti yang ditunjukkan dalam film porno.

Hal itu, membuat banyak wanita cemas akan ekspresi wajahnya saat orgasme. Cemas kalau terlihat tidak elegan!

Kebanyakan orang akan kemerahan wajahnya, berkeringat, berkerut dan mengernyit sehingga terlihat tidak menarik, mulut biasanya terbuka dengan suara erangan yang kadang terdengar aneh.

Jadi camkan baik-baik di benak Anda, bahwa wajah orgasme tidaklah selalu terlihat cantik.

Seks bukanlah soal terlihat cantik atau saat untuk jaim, tapi soal nafsu dan birahi yang merupakan emosi primitif dan liar.

Terus terang, andai aku tidur dengan seseorang dengan wajah datar-datar saja saat mencapai klimaks, aku pasti kesal, ujar Tracey.

Akan terlihat lebih seksi jika Anda biarkan ekspresi Anda sebebas mungkin saat orgasme, seolah Anda tidak peduli tidak menarik sekalipun!

Juga akan terasa keintiman jika Anda tetap melek dan saling menatap pasangan masing-masing.

David M. Schnarch, penasehat perkawinan dan penulis buku terkemuka di AS, adalah penggemar berat “orgasme dengan mata terbuka”. Ia merasa tak nyaman jika menutup mata di saat-saat intim seperti itu.

Tracey memberi PR kepada beberapa pasangan yang bekerja bersamanya untuk tetap melek saat bercinta. Hasilnya, ada yang merasa malu dan tak percaya diri, tapi ada juga yang merasakannya sebagai pengalaman paling erotis dalam kehidupan percintaan mereka.

Apapun itu, tergantung dari kepribadian masing-masing. Pastinya, layak dilakukan, kecuali jika ada sesuatu yang disembunyikan.

Karena, sebagaimana kata para pria: Wajah Anda adalah indikator paling pas untuk menilai apakah Anda benar-benar orgasme atau tidak!

Nah, mumpung kita sedang ngobrol soal orgasme, seperti apa wajah Anda saat mencapai klimaks?

Seperti ini?


Ini?


Atau ini?


Apapun itu, yang penting enjoy aja!

Sumber : Daily Mail

*) Tracey Cox adalah psikolog serta pakar dan penulis buku di bidang seks dan relationship.

Read More

Posisi Apa yang Disukai Wanita?

Posisi Apa yang Disukai Wanita?
Kalau posisi yang dimaksud di sini adalah jabatan dari laki-laki yang diidamkan wanita, pastilah jabatan yang “basah”, yang menghasilkan banyak duit. Direktur, dokter, anggota dewan, artis, kebanyakan itulah posisi yang laris. Tapi bukan itu yang mau saya bahas di sini. Ini adalah posisi yang berkaitan dengan aktifitas di ranjang.

Tahukah Anda bahwa wanita sangat ‘demen’ seks? Fakta menunjukkan, bahwa ternyata wanita justru lebih sering mikir soal seks dibandingkan pria. Secara rutin mereka berkhayal tentang nikmatnya bercinta dengan pasangan atau lelaki yang disukainya. 

Khayalan ini bisa mencakup spektrum yang luas dan kompleks, namun hampir selalu melibatkan satu dari lima posisi seks yang difavoritkan wanita. Hal ini karena sejumlah alasan dan yang paling signifikan adalah kreasi yang mereka ciptakan benar-benar seimbang antara tingkat kesulitan dan kenikmatan maksimum. 

Dengan kata lain, posisi seks yang digemari wanita adalah yang menghasilkan sebanyak-banyaknya kenikmatan dengan upaya minimal untuk mendapatkannya. Itu bukan berarti wanita tidak suka gaya favorit Anda; kapanpun mereka akan rela melakukan posisi berjumpalitan -- tapi saat kita menjadi letih dan berkeringat, posisi seks tertentu cenderung membuat wanita lebih merasakan kenikmatan dibandingkan yang lainnya.

Di atas

Kebanyakan wanita suka di atas karena satu alasan: Posisi itu membuat mereka merasa berkuasa dan kekuasaan selalu menyenangkan. Bagaimanapun, berada di atas tidak terbatas pada satu gaya saja. Jika Anda orang yang konservatif, berbaringlah dan biarkan pasangan Anda mengangkang di atas pinggang Anda sebelum kemudian memulai aksinya. Jangan lupa untuk memberinya dukungan dengan cara memegang pinggulnya saat ia beraksi. Jika pasangan Anda kurang suka dengan gaya ini, agaknya karena satu dari dua alasan: Ia mungkin merasa ter-overexpose, atau kakinya terlalu pendek untuk melakukan itu dengan nyaman. Bagaimana mengatasinya? Pindahlah ke sofa. Duduklah menyandar dan pangku si dia. Ini adalah satu dari sekian posisi yang disukai wanita karena membuat ia bisa menahan tubuhnya di sandaran sofa, memberinya ia keleluasaan untuk mencapai kepuasan. Ia juga bisa menahan tubuhnya dengan satu tangan, sementara tangan lainnya bebas memainkan klitorisnya.

Mungkin enak rasanya cuma duduk saja dan menikmati “pemandangan indah sedang bergoyang di atas Anda”, tapi jika Anda ingin membuatnya makin “tak karuan”, rangsanglah payudaranya dengan lidah Anda dan gerayangi pinggulnya dengan jari-jari Anda. Hal ini akan membuat si dia makin bergelora.

Missionary

Posisi yang paling umum adalah missionary, di mana zona nyamannya tak terlalu kelihatan. Bisa jadi karena pria mengabaikan dahsyatnya potensi seks yang berkesan. Ya, posisi ini bisa sangat membosankan jika Anda termasuk orang yang kurang kreatif di ranjang. Zona nyaman adalah salah satu posisi di atas yang disukai wanita, dengan alasan: nikmatnya nggak ada habisnya dan tak seorangpun yang merasa tak nyaman. Lakukan ini: Baringkan ia di ranjang, bentangkan kedua kakinya dengan cara menyisipkan lutut Anda di antara kedua pahanya, letakkan kedua tangannya di atas kepalanya dan tunjukkan apa yang akan Anda lakukan. Kebanyakan wanita suka pertunjukan dominansi di ranjang, baik secara halus atau pun terang-terangan.

Lanjutkan ke level berikutnya dengan mengatakan hal-hal erotis kepadanya. Dekatkan bibir Anda ke telinganya dan bisikkan apa saja yang ingin Anda lakukan padanya.

Duduk

Ini termasuk posisi yang disukai wanita. Pasangan Anda duduk mengangkang di depan Anda di tempat yang tingginya sesuai dengan pinggang Anda (di meja, piano, atau bahkan di kap mobil Anda, tapi jangan di atas kompor ya. Apalagi kalau kompornya menyala) dan Anda bisa melakukan penetrasi sedalam yang Anda mampu. Anda dapat memaksimalkan gaya ini dengan memintanya melingkarkan kedua kakinya di pinggang Anda.

Biasanya pria cepat selesai dengan posisi ini. Jangan ragu untuk melambat dan istirahat sebentar agar Anda bisa mengendalikan diri. Saat melambat itu rangsanglah klitorisnya dengan jari Anda dan saat Anda siap untuk menggempur lagi, si dia akan siap.

Menyendok

Menyendok termasuk posisi yang mengasyikkan. Itulah sebabnya wanita menyukainya. Wanita merasa nyaman saat dada Anda melekat rapat di punggungnya. Ia juga suka saat tangan Anda memeluknya sambil Anda melakukan penetrasi dari belakang. Wanita menyukai posisi ini karena rasa nyaman yang dirasakan dan membuat Anda leluasa memainkan payudara dan klitorisnya. Aksi ini sangat diinginkan oleh wanita dan membuat mereka ketagihan.

Berbaringlah di belakang pasangan Anda. Dekatkan bokongnya hingga menempel di atas ‘otong’ Anda. Angkat salah satu kakinya agar Anda bisa mulai melakukan penetrasi.

Sambil beraktifitas, gerayangi seluruh bagian tubuhnya, termasuk menstimulasi klitorisnya. Jangan lupa juga untuk mengatakan hal-hal erotis yang membuat si dia makin ‘panas’.

Doggy

Anda mungkin terkejut jika mengetahui betapa wanita menyukai posisi doggy. Ya, wanita memang suka gaya nungging sambil dimainkan klitorisnya, sepanjang mereka merasa tak diperlakukan sebagai obyek semata.

Dengan posisi ini Anda bisa berimprovisasi dengan menggigit lembut bahunya. Bahu adalah adalah area yang sensitif dan biasanya wanita suka digigit di bagian itu karena menambah rasa nikmat baginya. Asal ia yakin yang menggigitnya buka Drakula. Hiiii ...

Sumber : Askmen

Read More

Fantasi Erotis Wanita yang Paling Umum

Fantasi Erotis Wanita yang Paling Umum
Pikiran adalah hal yang menakjubkan; imajinasi kita, luwes, tak terbatas, dapat dijadikan alat untuk menghasilkan mimpi-mimpi yang sangat mengagumkan. Dan fantasi erotis adalah semacam mimpi yang diciptakan saat kita terjaga. Buah terlarang adalah fantasi erotis wanita yang paling umum, skenario dan gambar-gambar yang mungkin terjadi di alam nyata.

Beberapa skenario fantasi erotis tersebut adalah :

  • Wanita paruh baya lebih suka berkhayal bercinta dengan pria yang jauh lebih muda, pria yang berbeda etnis, atau pria yang tingkat sosialnya lebih rendah, seperti pria pembersih kolam renang atau pengantar barang.
  • Melakukan seks kilat dengan orang yang sama sekali tak dikenal, biasanya di pesawat terbang atau kereta api.
  • Diperkosa (tapi tak menyakitkan atau tak ada kekerasan).
  • Bermesraan dengan sesama wanita, meskipun mereka bukan lesbian.
  • Bercinta dengan seseorang yang memberikan perhatian karena profesinya, seperti dokter atau pendeta.
  • Bagi wanita muda, bercinta dengan pria yang lebih tua.
  • Skenario romantis dengan pria yang tak jelas sosoknya (blur). Misalnya bercinta di pasir pantai sebuah pulau yang indah.

Yang mengasyikkan dari berfantasi adalah bahwa semuanya tidak nyata. Hanya khayalan. Tak ada salahnya berfantasi, karena tak benar-benar dilakukan. Yang penting adalah, saat berfantasi Anda tetap sadar akan situasi dan kondisi Anda. Permasalahan seksual yang terjadi di kehidupan nyata bisa sangat merepotkan, tapi di dalam berfantasi, semuanya menjadi mungkin.

Dalam fantasi seksual Anda tidak ada sensor, jadi jangan membatasi diri, jangan menolak atau menyangkal. Imajinasi Anda adalah satu-satunya hal yang bisa sepenuhnya menjadi milik Anda. Perkara Anda membaginya dengan orang lain, itu urusan Anda.

Sumber : Eve Marx/ ThirdAge.com

Tema khayalan/ fantasi seks di atas adalah berdasarkan penelitian terhadap sejumlah wanita di Amerika. Bagaimana dengan di Indonesia? Jika Anda wanita, silakan berbagi tema fantasi seks di kolom komentar. Anda bisa menggunakan pilihan Anonimous untuk menyembunyikan identitas Anda.

Read More

Pria Anggap Wanita Berbusana Merah Cenderung 'Gampangan'

Pria Anggap Wanita Berbusana Merah Cenderung 'Gampangan'
Semula merah dianggap sebagai warna cinta, namun belakangan para peneliti menemukan alasan kenapa pria suka wanita berbusana merah. Sederhana saja alasannya, para pria menganggap wanita berbusana merah cenderung mau diajak tidur saat kencan pertama.

Para psikolog yang melakukan penelitian atas 120 mahasiswa pria berusia antara 18-21 tahun menemukan, kebanyakan dari mereka beranggapan bahwa wanita yang memilih busana berwarna merah mempunyai “keinginan yang kuat untuk seks’ dan cenderung mau langsung diajak ke tempat tidur, dibandingkan wanita yang mengenakan busana berwarna netral, seperti hijau, biru, atau putih.

Dan busana merah tersebut tak harus baju atas atau rok mini, demikian temuan para peneliti.

Para sukarelawan ditanyai, apakah mereka menilai wanita tersebut melulu dari hasrat seksual si wanita berdasarkan warna atau t-shirt biasa.

Temuan, yang dipublikasikan dalam Journal of Social Psychology terbaru, menegaskan kuatnya pengaruh warna yang membuat para pria mempersepsikan lawan jenis mereka.

Studi sebelumnya menunjukkan bahwa pria akan mengajukan pertanyaan mesra dan duduk lebih dekat ke si wanita jika wanita tersebut mengenakan busana merah.

Penelitian lain menyatakan, wanita berbaju merah yang ingin menumpang kendaraan lewat (hitch hiker) akan lebih diterima oleh pengemudi pria.

Untuk memastikan apakah warna merah berpengaruh terhadap persepsi pria atas wanita, para psikolog di University of South Brittany di Perancis mengumpulkan 120 mahasiswa pria dan membagi mereka ke dalam 4 kelompok.

Masing-masing sukarelawan diberi 30 detik untuk memandangi gambar seorang wanita berusia 20 tahun mengenakan baju yang berubah-ubah dari merah, biru, hijau, lalu putih.

Kemudian para mahasiswa harus melengkapi kueisoner yang meminta mereka untuk menilai wanita mana yang menarik menurut mereka, dari skala 1 sampai 9.

Mereka juga harus menilai wanita mana yang mereka anggap langsung mau diboyong ke ranjang saat kencan pertama.

Ternyata wanita yang dinilai paling menarik adalah saat ia mengenakan baju merah, diikuti kemudian dengan putih, biru, dan terakhir hijau.

Si wanita berbaju merah juga dianggap cenderung ‘murahan’ saat ia berbaju merah, diikuti dengan biru, hijau, dan terakhir putih.

Dalam laporan atas temuan mereka, para peneliti mengatakan bahwa hasilnya mendukung hipotesis mereka, di mana pria memandang warna merah sebagai ajakan untuk 'ho ha hi he'.

“Studi menunjukkan bahwa warna merah terkait dengan gairah dan keromantisan, sebagaimana kesuburan wanita”.

“Tapi evolusi biologis juga dapat menjelaskan pentingnya warna merah. Selama masa kesuburan, perineum dari baboon, monyet dan simpanse betina berubah menjadi merah, kemungkinan untuk menarik minat jantannya”.

“Untuk pertama kalinya, eksperimen kami menunjukkan bahwa busana mempunyai kemampuan untuk membuat pria mempersepsikan wanita yang mengenakan t-shirt merah lebih “mengundang’ dibandingkan dengan jika wanita mengenakan t-shirt biru, putih, atau hijau”.

Psikolog Dr. Glenn Wilson, profesor psikologi tamu pada Gresham College di London, mengatakan bahwa penelitiannya juga menunjukkan kalau pria berbaju merah lebih menarik bagi wanita, karena terlihat seperti orang kaya.

“Tapi wanita berbusana merah menarik bagi wanita karena kaitan nafsu. Dampak tersebut terjadi tanpa disadari dan mungkin diperoleh dari kenyataan, bahwa merah adalah warna siginifikan di alam, menandakan bahaya dan menimbullan rangsangan”.

Sumber : Daily Mail
Read More

1 Dari 9 Orang Mengirim SMS Cabul ke Pasangannya

1 Dari 9 Orang Mengirim SMS Cabul ke Pasangannya
Menurut sebuah studi, satu dari sembilan warga Inggris mengirim SMS cabul ke pasangannya setiap hari. 

Survei menemukan, hampir separo orang dewasa, atau 47%, mengirim SMS cabul ke separo lainnya, tapi satu dari 10 orang salah mengirim pesan tersebut ke teman atau anggota keluarganya. 

Dan satu dari tujuh orang yang berhubungan ((14%) menghapus ‘sext’ (SMS cabul) dari ponselnya agar tidak ketahuan. 

Jajak pendapat terhadap 2.000 orang dewasa yang dilakukan oleh pakar ponsel Recombu.com juga menemukan hampir 1 dari 5 pengguna ponsel mempertaruhkan hubungannya dengan diam-diam mengirim SMS cabul ke orang lain selain pasangannya. 

Dan 12% dari mereka memberikan nomor ponsel ke orang yang mereka goda, meskipun ia sudah punya pasangan. 

Namun, 10% dari pria peselingkuh tertangkap basah mengirim ‘sext’ ke pasangannya, padahal sebenarnya hendak dikirimkan ke orang lain. 

Dan, meskipun 19% pria menganggap telepon video romatis kehidupan cinta mereka akan lebih menyenangkan, foto-foto dan video mesra selebriti yang muncul di media membuat 14% warga Inggris takut melakukannya. 

Hannah Bouckley, editor pada Recombu.com, mengatakan “Riset kami mengungkap bahwa ‘sexting’ dan telepon video romantis secara jelas menjadi hal yang biasa di masyarakat saat ini sebagaimana orang makin percaya diri dengan smartphone mereka dan menggunakan SMS untuk menjalin hubungan”. 

“Bagi mereka gemar ‘sexting’, pastikan ponsel Anda dan pasangan Anda aman”. 

Riset dilakukan setelah muncul laporan dari seorang wanita muda yang shock menemukan foto bugilnya yang telah dihapus dari iPhonenya yang rusak di-recover oleh seorang tukang reparasi iPhone dan memajangnya di sebuah toko ponsel di Provisi Zhejiang, China. 

Dan pada 2010, riset untuk www.OnePoll.com menemukan sekitar 2 juta istri dan pacar menangkap basah pasangan mereka melakukan ‘sexting’ dengan wanita lain. 

Riset terhadap 3.000 wanita berusia antara 18 sampai 45 tahun menemukan, bahwa 6 dari 10 wanita memeriksa secara rutin ponsel dan kegiatan berjejaring sosial pasangan mereka. 

Tapi 1 dari 20 menangkap basah pacar atau suami mereka mengirim SMS atau gambar saru di situs semacam Facebook. 

Dan 1 dari 6 wanita tersebut menjebak pasangan mereka dengan mengirim pesan atau SMS dari akun online atau nomor ponsel abal-abal untuk mengetahui ‘kadar kebejatan’ pasangan mereka. 

Sumber : Daily Mail
Read More

Weleh-weleh! Pria Ini Kewalahan Meladeni Nafsu Pasangannya

Weleh-weleh! Pria Ini Kewalahan Meladeni Nafsu Pasangannya
Ada kejadian menggelikan yang terjadi di Jerman baru-baru ini.

Seorang pria berteriak-teriak minta tolong kepada polisi dari sebuah balkon apartemen. Pasalnya, wanita yang baru dikenalnya di sebuah bar di Munich menuntut agar sang pria tak berhenti berhubungan seks dengannya.

Menurut situs berita Jerman, The Province, wanita itu menahan sang pria agar memenuhi hasrat seksualnya, padahal malam itu mereka telah beberapa kali melakukannya.

Sang wanita ingin lebih, tapi pria 'naas' yang kelelahan itu sudah tak sanggup lagi.

Menurut juru bicara kepolisian setempat, “Pria itu memenuhi keinginan sang wanita untuk bercinta lagi dengannya, baru ia mengijinkan si pria pergi.”

“Tapi ternyata si wanita minta lagi dan lagi, hingga membuat sang pria kewalahan dan terpaksa kabur ke balkon dan minta tolong polisi.”

Ternyata tidak sampai di situ. Saat beberapa polisi masuk ke apartemen, si wanita malah menggoda mereka untuk melayani nafsunya yang tak kunjung padam.

Wanita itu akhirnya harus berhadapan dengan hukum atas tuduhan kekerasan seksual.

Weleh-weleh.

Sumber : Daily Mail

Read More

Pria Berusia 50 Tahun ke Atas Lebih Menikmati Seks

Pria Berusia 50 Tahun ke Atas Lebih Menikmati Seks
Sebuah survey terbaru menunjukkan bahwa pria yang berusia di atas 50 tahun lebih menikmati seks dibandingkan mereka yang lebih muda.

Dr. Miriam Stoppard tidak kaget melihat fakta ini dan mengatakan bahwa hal ini juga berlaku bagi wanita.

Kabar baik bagi Anda yang berusia lebih dari 50 tahun -- jika Anda masih aktif melakukannya, Anda akan lebih menikmatinya dibandingkan saat muda.

Dari studi terhadap lebih dari 1.000 pria Norwegia dan Amerika terungkap bahwa kenikmatan akan meningkat seiring pertambahan usia, meskipun dari segi performa menurun.

Bicara soal seks, studi memisahkan antara kepuasan dan kemampuan, di mana ini adalah semacam dorongan dalam cara memandang prospek masa tua, di mana usia 50 tahun lebih hebat dari usia 30 tahun dalam memperoleh kepuasan.

Tampaknya hal itu tidak terlalu mengejutkan. Bukan hanya pria yang setara 50 tahunan lebih puas dibandingkan pria di bawah 20 tahun, yang hormon-hormonnya selalu berada pada level siklon, tapi juga mereka yang berpetualang dengan pasangan-pasangan baru sebagai pandangan hidup.

Mereka yang berusia 30-an mengalami berbagai kesulitan, harus mengatasi setiap persoalan yang dihadapi saat mendaki tangga karir yang mereka pilih demi keluarga mudanya.

Sebaliknya, di usia 50-an Anda mungkin sudah berada di puncak karir dan Anda sangat bersemangat. Anda punya banyak waktu untuk melakukan hal-hal yang Anda sukai. Anda paham betul siapa diri Anda dan selera seksual Anda serta merasa nyaman dalam lingkungan rumah tangga yang Anda bina.

Sebagai pasangan, Anda berdua sangat saling mengerti satu sama lain, terbuka dalam mengekspresikan keinginan, dan mampu menghadirkan puncak kepuasan setiap kali melakukan hubungan intim. Dengan kata lain, dalam soal seks Anda sangat percaya diri. Dan saat hasrat muncul di ubun-ubun, seks dalam konteks ini tidaklah membosankan atau begitu-begitu saja. Anda akan merasa relaks dan aman.

Bagus juga untuk wanita, lho. Terutama jika Anda beruntung punya pasangan yang tetap tangguh di usia 50-an.

Dengan menopause yang selalu menghantui, wanita kerap salah beranggapan bahwa seks akan menurun seiring dengan bertambahnya usia. Bagitu beberapa wanita mungkin benar, tapi riset menunjukkan bahwa banyak yang justru menikmatinya, dan mereka punya alasan psikologis yang baik untuk itu.

Ovarium memang berhenti memproduksi estrogen, tapi tetap memompa hormon-hormon seks pria selama akhir hayat, dan itulah yang berperan pada dorongan seks Anda.

Jadi, seperti halnya pria, jika wanita tetap rajin ‘begituan’ meski usia makin senja, rasanya akan lebih nikmat dari yang pernah dirasakan. Glek glek glek …

Sumber : ThirdAge.com

Read More

Impotensi Permanen Bisa Sembuh Total Dengan Sonic Blast?

Impotensi Permanen Bisa Sembuh Total Dengan Sonic Blast?
Ini kabar gembira, khususnya bagi para pria 'letoy'. Baru-baru ini sejumlah ilmuwan Inggris menemukan metode baru penyembuhan impotensi pria: menggunakan hembusan sonik (sonic blast). Waduh! Apa lagi ini?!

Terapi dengan gelombang suara ini digadang-gadang sebagai alternatif lain dari penggunaan obat-obatan yang sudah umum, seperti Viagra atau Cialis. Nama alatnya ED1000.

Sebagaimana diketahui, disfungsi ereksi merupakan momok bagi 25% pria berusia di atas 40 tahun yang disebabkan oleh pengerasan arteri sehingga menghambat aliran darah. Secara psikologis, difungsi ereksi dapat membuat pria kurang percaya diri.

Para pencipta ED1000 mengklaim bahwa getaran dari alat ini akan mendorong pembentukan pembuluh darah baru sehingga aliran darah ke penis menjadi lancar karena gelombang suara bertekanan ini langsung diarahkan ke alat genital pria. Kedengarannya seram, tapi konon tidak menyakitkan.

Bagaimana rasanya? Berdasarkan uji coba selama 12 jam lebih dalam kurun waktu 9 minggu, 100 hembusan gelombang suara setiap menit terasa sensasional dan dan diikuti rasa geli saat terapi selesai.

Dua tahun pasca uji coba pertama, para pasien melaporkan adanya efek yang tahan lama, namun belum diketahui kenapa gelombang suara ini punya pengaruh yang sama seperti tisu pemati rasa yang membuat hubungan intim menjadi lebih lama.

Terapi gelombang suara ini juga sudah digunakan untuk menghancurkan batu ginjal, meningkatkan aliran darah di otot jantung, dan meredakan peradangan sendi.

Terapi sonic blast sudah dapat diperoleh di Inggris, di rumah sakit swasta Spire Murrayfield, Edinburgh. Biayanya £1,500 ditambah ongkos konsultasi.

Beberapa klinik di Leeds dan London’s Harley Street juga akan menawarkan terapi ini dalam waktu dekat.

Sumber : dailymail.co.uk

Read More

Affair di Tempat Kerja

Affair di Tempat Kerja
Fakta yang terjadi, affair di tempat kerja menjadi sesuatu yang biasa seiring dengan kondisi ekonomi keluarga yang memaksa suami dan istri bekerja untuk mencukupi kebutuhan finansial mereka..

Tak hanya itu, meskipun sudah anak yang melengkapi sebuah keluarga dan hanya salah satu (biasanya suami) yang bekerja, tetap saja terjadi kemungkinan adanya kesenjangan quality time untuk pasangan masing-masing.

Statistik Perselingkuhan di Tempat Kerja – Seberapa Biasa?

Dalam sebuah survei nasional tahun 2003, 47% pekerja mengaku terlibat dalam perselingkuhan di tempat kerja. Selain itu, 19% pekerja secara blak-blakan mengaku ingin berselingkuh dengan rekan sejawatnya jika ada kesempatan.

Itu artinya, hampir 70% pekerja berhasrat untuk menjalin hubungan terlarang dengan teman kantornya!

Mari kita renungkan ini …

Anda bekerja 40 jam seminggu, waktu yang habis di perjalanan sekitar 1 jam atau lebih (tergantung lokasi Anda) dan makan 3 kali sehari, yang berarti Anda punya 3 atau 4 jam waktu luang di luar jadwal yang dapat Anda gunakan untuk berkumpul bersama keluarga.

Anggaplah Anda punya minat, hobi atau kewajiban lain yang tak perlu menghabiskan banyak waktu, yang mendekatkan Anda dengan pasangan.

Selain itu, andai punya anak, Anda mungkin butuh sekurangnya 4 jam untuk mereka setiap malam begitu Anda tiba di rumah.

Tak punya anak pun sebetulnya tak masalah, karena punya anak butuh effort khusus agar keluarga tetap bahagia dan langgeng.

Rumah tangga menjadi lebih berat saat hadirnya anak-anak. Itulah sebabnya tidak semua orang ingin punya anak.

Dengan keadaan seperti itu, dapat dipahami kenapa perselingkuhan di tempat kerja menjadi hal biasa di abad 21 ini.

Kita menghabiskan lebih banyak waktu di tempat kerja dibandingkan di rumah, sehingga agak mengejutkan andai Anda atau pasangan Anda tidak terlibat dalam romatika di kantor.

Itu bukan mengada-ada, tapi kenyataannya memang begitu.

Bekerja mungkin adalah sumber utama timbulnya godaan ketidaksetiaan bagi para pekerja.

Maksudnya, 40 jam seminggu adalah waktu yang panjang untuk dihabiskan bersama seseorang yang berpotensi munculnya percikan api asmara.

Jadi intinya adalah, jika ada masalah dalam rumah tangga, cinta terlarang dengan rekan sejawat akan lebih cepat meletup.

3 Tanda Umum Pasangan Anda Berselingkuh di Kantor

Seperti biasa, jika Anda curiga pasangan Anda punya affair dengan orang ketiga, dengarkan suara hati Anda.

Seringkali alam bawah sadar Anda lebih peka terhadap tingkah laku dan reaksi pasangan Anda, dan akan memberitahu Anda apa yang harus Anda lakukan sebelum semuanya terjadi.

Tanda-tanda apa yang muncul yang mungkin membuktikan kalau pasangan Anda bermain api dengan rekan kerjanya?

1. Apakah jadwal pasangaan Anda berubah akhir-akhir ini?

Ini mungkin gejala perselingkuhan yang paling sering terbaca dan Anda temui belakangan ini.

Setiap orang tahu kalau pasangan Anda mulai jarang makan di rumah, terlambat pulang kerja, atau lebih sering ke luar kota, kemungkinan ia sedang melakukan sesuatu yang tak ingin Anda mengetahuinya. Bisa jadi ia melakukan perselingkuhan emosional, perselingkuhan seksual, perselingkuhan di kantor, terserah Anda menyebutnya.

Lagi-lagi, firasat akan sangat berperan di sini. Jangan sampai Anda terkecoh dan menganggap remeh dengan beranggapan kalau pasangan Anda memang benar-benar sedang bekerja, terutama jika Anda sudah menaruh curiga padanya.

Perhatikan baik-baik perubahan yang terjadi pada pasangan Anda, seperti :
  • Ia tak ingin Anda menelepon ke kantor
  • Ia mulai menghabiskan waktu makan siangnya lebih lama dari seharusnya
  • Ia bilang ada proyek yang harus segera diselesaikan hingga harus sering pulang larut
  • Kalaupun ia pulang untuk makan malam, ia akan buru-buru kembali ke kantor

Salah satu dari itu merupakan tanda-tanda adanya perselingkuhan di tempat kerja.

2. Ia tidak pernah lagi membicarakan rekan kerjanya

Secara logika, ada beberapa hal yang muncul sebelum perselingkuhan terjadi.

Salah satunya adalah bahwa ia harus berteman lebih dahulu sebelum mengajaknya ke tempat tidur. Orang tidak serta merta dapat mengubah kelakuannya dari seorang suami menjadi bujangan yang melakukan hubungan intim semalaman. Butuh waktu untuk sampai ke situ.

Selama tahap menjalin pertemanan, coba tebak?

Pasangan Anda sangat mungkin membicarakan “teman” kantornya itu kepada Anda.

Betul. Akan ada saatnya ia menyebut nama seseorang yang bakal jadi selingkuhannya.

Namun, begitu pertemanan tersebut berubah menjadi perselingkuhan, ia tak akan lagi membicarakan orang ini dengan Anda, karena ia tak ingin kecurigaan Anda muncul. Ini bukan permainan. Ini kenyataan. Ia tak ingin mengambil resiko menyebut-nyebut nama orang ini di hadapan Anda, kecuali kalau orang itu ternyata berselingkuh dengan atasannya.

Biasanya, saat Anda mulai curiga, cara ini akan berhasil. Anda akan dengan mudah melupakan orang yang sering dibicarakannya ini.

Tapi jangan lupa.

Coba ingat-ingat lagi siapa di antara rekan-rekan kerja pasangan Anda yang dulunya sering ia ceritakan kepada Anda tapi belakangan ini tidak pernah disebut-sebut lagi.

Apakah orang itu lawan jenisnya?

Apakah pasangan Anda seperti terlihat mengagung-agungkan pertemanannya itu?

Sejujurnya, apakah Anda pernah berpikir kalau mereka tidur bersama?

Jika jawaban Anda ya pada 2 atau lebih dari semua pertanyaan itu, berarti pasangan Anda punya affair di kantor.

3. Anda tidak diajak di acara pesta kantor

Yang ini cukup jelas.

Apakah Anda biasa diajak ke acara pesta atau rekreasi di luar kantor oleh pasangan Anda?

Apakah pasangan Anda sering mengajak Anda makan siang di kantor?

Bagaimana dengan ini: Seberapa sering Anda menghadiri acara kantor pasangan Anda?

Apakah Anda diundang ke acara keagamaan kantor pasangan Anda?

Tak dapat dipungkiri, pesta kantor adalah ajang menipisnya kesetiaan. Banyak perselingkuhan terjadi berawal dari acara-acara seperti ini karena situasinya kerap mendukung.

Renungkan ini.

Anda bersama orang yang Anda taksir sejak beberapa bulan terakhir ini dan pasangan Anda tidak ada di situ. Anda bersenang-senang dan menikmati acara itu. Anda agak mabuk.

Tiba-tiba, Anda mendapati diri Anda berada pada situasi yang sering Anda bayangkan selama ini… Apa yang Anda lakukan?

Menurut survey Vault, Anda mewujudkannya!

Anda melakukan perzinahan saat itu, atau malam itu, entah itu di kamar kecil, kamar mandi, mobil, motel, sebut saja! Saat ada kesempatan, Anda lakukan.

Kedengarannya bodoh, seperti sesuatu yang biasa terjadi di opera sabun, tapi kenyataannya inilah skenario yang selalu dimainkan ribuan kali setiap tahun di seluruh penjuru Amerika Serikat (dan di dunia kerja di manapun).

Sumber : signscheating.com

Read More

6 Alasan Kenapa Wanita Berpura-pura Klimaks

6 Alasan Kenapa Wanita Berpura-pura Klimaks
Ya, kadang kala si dia berpura-pura. Jangan keburu marah, karena ada di antara kita para pria yang berpura-pura juga. Betul ‘kan? Namun tidak semua dari kita tahu kenapa pasangan kita berpura-pura orgasme. Berikut ini 6 alasan kenapa wanita berpura-pura mencapai klimaks, sebagaimana dikutip dari mankindunplugged.com:

1. Sebetulnya si dia sedang tidak ingin, tapi tak mau membuat Anda kecewa. Dia berpura-pura agar urusan di ranjang cepat selesai.

2. Si dia sedang menggebu-gebu juga, tapi karena tahu ia tak akan bisa mencapai klimaks dan malu mengatakannya, maka ia pun berpura-pura!

3. Si dia khawatir akan butuh waktu lama untuk orgasme dan membuat Anda bosan atau ngos-ngosan kehabisan nafas.

4. Si dia merasa pedih di bagian intimnya dan ingin segera mengakhiri pertempuran agar tak jadi makin menyakitkan.

5. Ini alasan yang paling kompleks: Si dia letih dan ingin cepat selesai. Anda juga ‘kan?

6. Sebelumnya si dia tidak pernah mengalami orgasme sama sekali dan malu mengatakan kepada Anda.

Sumber : mankindunplugged.com

Read More

Mitos dan Fakta Seputar Impotensi Pria

Mitos dan Fakta Seputar Impotensi Pria
Banyak mitos yang berkembang seputar kelainan seksual pria yang bernama impotensi ini. Namun kenyataannya tak semua mitos itu benar dan cenderung menyesatkan. Untuk menghindari kesalahpahaman tentang masalah tersebut kita perlu mengenali lebih jauh yang mana mitos dan mana yang fakta.

Mitos: Impotensi terkait dengan masalah psikologis

Fakta: Prosentasi keterkaitan antara impotensi dengan masalah psikologis kurang dari 20%. Penyakit seperti diabetes, jantung, hipertensi dan kanker prostat adalah penyebab utama impotensi. Stress dan menurunnya rasa percara diri hanya faktor kedua.

Mitos: “Pria sejati” tak mungkin impoten

Fakta: Semua pria berusia di atas 30 tahun pernah mengalami impotensi setidaknya sekali seumur hidupnya. Dengan kata lain, lebih dari 150 juta pria di seluruh dunia pernah impoten. Kemungkinan angka tersebut akan meningkat menjadi 300 juta lebih.

Mitos: Impotensi terjadi karena bertambahnya usia

Fakta: Memang banyak manula pria menderita impotensi, tapi hal itu karena dipicu adanya penyakit seperti diabetes, hipertensi dan jantung. Jadi bila Anda bisa menjaga kesehatan, sampai tua juga akan tetap ‘jos’.

Mitos: Impotensi tak dapat disembuhkan

Fakta: Di dunia medis memang belum ditemukan obat yang ampuh menyembuhkan impotensi permanen. Namun, banyak treatment yang dapat diikuti pasien penderita impotensi. Hasilnya pun cukup efektif. Selain obat-obatan untuk meningkatkan kemampuan ereksi, dapat juga dengan terapi suntik dan pompa vakum. Satu hal lagi yang mulai populer adalah latihan Kegel.

Mitos: Impotensi hanya masalah pria

Fakta: Impotensi bukan melulu masalah pria. Sebagai pasangan, istri juga akan merasakan imbas dari disfungsi ereksi yang diderita suaminya. Meski seks bukan hal terpenting, tapi jika bermasalah akan berdampak pada keharmonisan rumah tangga. Untuk itu perlu kerjasama antara suami dan istri untuk mengatasinya.

Sumber : halanmediacorp.com

Read More

10 Fakta Menarik Seputar Seks

10 Fakta Menarik Seputar Seks
Anda penasaran tentang berapa rata-rata ukuran Mr. P? Atau kisah dibalik kelinci Playboy sebagai simbol. Inilah 10 fakta seputar seks yang mungkin belum terungkap.

1. Obat terbaik untuk histeria

Menurut Museum Seks di Manhattan, vibrator awalnya digunakan sebagai alat pengobatan untuk wanita yang menderita “gangguan syaraf” selama abad 19. Para pasien mengalami klimaks di mana dokter jadi khawatir hal itu disebabkan oleh menurunnya histeria/ gangguan syaraf.

2. Sperma dapat mencegah kerusakan gigi

Sel sperma mengandung seng dan kalsium yang terbukti ampuh mencegah kerusakan gigi.

3. Simbol Playboy

Lambang kelinci dikenal untuk 2 hal, sebut saja, kesuburan dan senyum yang aneh. Women’s Health menunjukkan bahwa senyum tersebut adalah bagian dari tradisi Jepang konservatif. Senyum itu ditambahkan karena konsumen Jepang menolak keberadaan produk dengan alasan logonya mirip alat kelamin pria.

4. Ukuran "si Otong"

Rata-rata ukuran normal senjata pria adalah 3 inch atau 7,6 cm dan menjadi 5 inch (12,7 cm) saat ereksi.

5. Homoseksual

Menurut American Psychiatric Association, homoseksualitas adalah salah satu dari kelainan mental yang menduduki peringkat atas sejak 1973.

6. Tentara rentan terkena penyakit menular seksual

Selama Perang Dunia II, banyak tentara yang kembali ke negara asalnya membawa penyakit kelamin dan menghabiskan jutaan dolar untuk pengobatannya.

7. Bercinta = berolah raga

Malas berolah raga? Anda dapat membakar 200 kalori selama 30 menit dengan melakukan aktifitas seks.

8. Di balik kostum seksi

Kostum Burlesque
Kostum Burlesque bisa dianggap seksi dua abad lalu. Padahal, menurut Museum Seks di Manhattan, bagian bawah baju atau Merkin Burlesque aslinya diciptakan sebagai “rambut kemaluan” pelacur pada abad 15. Desain ini dibuat untuk mencegah dari kutu di kemaluan dan gejala sifilis yang diderita oleh sang penjaja cinta.

9. Hukuman di Hong Kong

Di Hong Kong, suami yang berselingkuh wajib memberi tunjangan yang lebih besar kepada istrinya dan sang istri diperbolehkan membunuh suaminya dengan tangan kosong.

10. Penjualan sex toy

Meskipun Amerika Serikat dikenal sebagai negara bebas, namun 2 negara bagian, Alabama dan Mississipi, melarang penjualan sex toy dan membicarakan seks secara terbuka.

Sumber : mankindunplugged.com


Read More

Comments