Showing posts with label Superhero. Show all posts
Showing posts with label Superhero. Show all posts

Fakta Unik di Balik Film Superman 1978

Fakta Unik di Balik Film Superman 1978

Dalam autobiografi Roger Moore (pemeran di beberapa film James Bond era 80’an) disebutkan, bahwa ia menyaksikan sendiri saat Christopher Reeve berjalan melewati cafetaria di Pinewood Studio dengan mengenakan kostum Superman komplit dengan jubah, cewek-cewek penggemar Superman yang kebetulan berada di sana langsung histeris, bahkan ada yang pingsan. Lucunya, waktu Christopher Reeve lewat lagi di situ dengan berpakaian ala Clark Kent tak seorangpun yang memperhatikannya.

Untuk mendapatkan tubuh berotot agar pede memainkan Superman, Christopher Reeve menjalani olah tubuh yang ketat di bawah pengawasan David Prowse. David adalah pemeran Darth Vader dalam trilogi Star Wars.

Marlon Brando, pemeran Jor-El, ayah kandung Superman, ogah menghafalkan naskah dialog yang harus diucapkannya. Untuk itu crew film Superman menulis kalimat dialog Marlon di popok bayi Kal-El dalam adegan Jor-El memasukkan Kal-El ke dalam escape pod sebelum planet Krypton hancur.

Christopher Reeve mengisi suara untuk dialog Jeff East yang berperan sebagai Clark Kent muda. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi kesenjangan perbedaan suara antara Clark Kent muda dan Clark Kent dewasa. East sendiri tak pernah diberitahu mengenai hal ini. Ia sangat kesal saat menyadarinya beberapa waktu kemudian.

Steven Spielberg pernah ditawari untuk menyutradarai film Superman, tapi produser menolak karena Spielberg menuntut honor yang terlalu tinggi. Mereka memutuskan untuk menunggu keluarnya film Jaws (1975) hasil besutan Spielberg yang ternyata mencapai box office. Jaws menangguk sukses besar dan Spielberg pun kemudian mengerjakan proyek lain.

Christopher Reeve harus bekerja ekstra keras selama pembuatan film, di mana hasil pengambilan gambar yang telah dilakukan sebelumnya tidak cocok dengan adegan berikutnya, sehingga harus dilakukan shooting ulang.

Direktur bagian casting (pencari pemeran film) Lynn Stalmaster adalah yang pertama kali menyodorkan nama Christopher Reeve untuk memerankan Superman, tapi Richard Donner (sutradara) dan Salkind bersaudara (produser) menilai kalau Christopher Reeve terlalu muda dan kurus. Tapi Reeve berhasil memukau mereka saat diadakan screen test. Begitu sutradara dan produser menyatakan oke, Reeve langsung menjalani pelatihan fisik yang ketat selama beberapa bulan dan berhasil menaikkan bobot tubuhnya dari 77kg menjadi 96kg selama proses pra-produksi.

Untuk film ini Marlon Brando menerima bayaran tertinggi di dunia sebagai bintang film saat itu dengan masa kerja selama 12 hari.

Untuk menciptakan efek Clark Kent muda menendang bola sampai ke orbit bumi, sebuah meriam udara ditanam di dalam tanah dan bola ditembakkan dari meriam tersebut.

Credit title di akhir film panjangnya lebih dari 7 menit dan menjadi rekor credit title terpanjang dalam film yang beredar pada 1978.

Persiapan pembuatan film Superman membutuhkan waktu 3 tahun untuk perencanaan, 2 tahun pengambilan gambar dari ketinggian, lebih dari 1000 orang crew di 11 bagian yang tersebar di 3 studio dan 8 negara. Lebih dari 1 juta meter film digunakan dan menjadi film termahal saat itu.

Di awal pemutarannya, film Superman menduduki puncak box office selama 13 minggu berturut-turut.

Dalam adegan di mana Superman dan Lois Lane terbang bersama-sama, kemudian Superman pergi setelah menurunkan Lois Lane di penthouse-nya, tidak ada cut antara saat Superman terbang meninggalkan Lois dengan kemunculan Clark Kent di depan pintu. Hal ini bisa terjadi dengan menggunakan rekaman adegan Superman terbang digabung dengan adegan Lois berdiri membelakangi kamera (di depannya adalah layar yang menampilkan film Superman terbang). Clark Kent yang ditemui Lois saat ia membukakan pintu adalah Christopher Reeve real-time.

Dalam kehidupan nyata, Christopher Reeve adalah pilot pilot pesawat terbang layang berlinsensi. Hal ini sangat membantu actingnya yang terlihat alami saat adegan terbang sebagai Superman.

Bayi Kal-El yang terbang di dalam kapsul penyelamat diperankan oleh Elizabeth Sweetman. Shooting adegan tersebut dilakukan di Pinewood Studio pada bulan Oktober 1978 saat Elizabeth berusia 6 bulan. Ia mendapat bayaran £40 per hari untuk shooting selama 4 hari. Total ia menerima bersih £120 setelah dipotong fee untuk agensi.

Christopher Reeve terpilih dari 200 aktor yang ikut audisi untuk peran Clark Kent / Superman.

Pencarian aktor pemeran Superman dimulai tahun 1975 dan berakhir pada 23 Februari 1977, hanya 35 hari sebelum produksi dimulai.

Richard Donner ditawari jadi sutradara saat ia sedang nongkrong di toilet.

Aaron Smolinski yang berperan sebagai Kal-El kecil muncul lagi di film Superman III (1983) sebagai bocah laki-laki yang sedang menunggu di luar photo booth di mana Clark Kent berada di dalamnya sedang berubah menjadi Superman. Aaron juga berperan sebagai petugas komunikasi di film Man of Steel (2013).

Sumber: IMDB

Read More

Pop Con 2: Kronologi Gundala

Pop Con 2: Kronologi Gundala

Dear teman-teman,

Dalam menyambut Pop Con 2 awal Juli 2013 di JCC, rencananya BumiLangit akan menerbitkan "Kronologi Gundala" dan disertai gambar-gambar FAN ARTS.

Jadi silahkan yang ingin mengirimkan gambar-gambar Fan Art untuk Gundala Putera Petir, baik Gundala versi sendiri, atau modern, dan klasik dalam bentuk soft copy (digital) ukuran maksimum 15 MByte format JPEG atau TIFF High Resolusi 300 DPI, boleh hitam putih, grey scale, maupun full color. Yang cocok akan dimuat dalam buku "Kronologi Gundala Putera Petir".

Silahkan email fan art Gundala maupun Gundala beserta Godam/Maza/Aquanus/Pangeran Mlaar/Sembrani/Kapten Halilintar/Nusantara/Jin Kartubi/Tira/Tora/Boga/Virgo/Macan Kumbang/Labah2 Merah/Labah2 Mirah/Dewi Bulan.

Fan Art atau Pin Up berisi Karakter:

1. Gundala atau

2. Gundala bersama dengan Godam/Maza/Aquanus/Pangeran Mlaar/Sembrani/Kapten Halilintar/Nusantara/Jin Kartubi/Tira/Tora/Boga/Virgo/Macan Kumbang/Labah2 Merah/Labah2 Mirah/Dewi Bulan ATAU

3. Gundala vs musuhnya seperti Pengkor/Ghazul/Bocah Atlantis/Mata Sinar X/GAS - Gabungan Anti Superhero/Dokter Setan (Panik Godam) ATAU

4. Gundala CS vs Para Penjahat

Ukuran sebaiknya A4 atau A3.
Boleh Hitam Putih/ Warna/ Grey Scale
Format TIFF atau JPEG (High Resolusi 300 DPI)
Email ke anwi2000@yahoo.com dan
CC ke andy@komikindonesia.com
Bila ada pertanyaan bisa PM ke FB saya.

Gambar-gambar yang cocok akan dimuat dalam buku "Kronologi Gundala Putera Petir".

Ditunggu sampai tanggal 25 Juni 2013.

Sumber: facebook

Read More

Pop Con 2: Kronologi Labah-labah Merah

Pop Con 2: Kronologi Labah-labah Merah

Dear teman-teman,

Dalam menyambut Pop Con 2 awal Juli 2013 di JCC, rencananya Anjaya Books akan menerbitkan "Kronologi LaMer (Labah2 Merah)" dan disertai gambar-gambar FAN ARTS.

Jadi silahkan yang ingin mengirimkan gambar-gambar Fan Art untuk Labah2 Merah, baik Labah2 Merah versi sendiri, atau modern, dan klasik dalam bentuk soft copy (digital) ukuran maksimum 15 MByte format JPEG atau TIFF High Resolusi 300 DPI, boleh hitam putih, grey scale, maupun full color.

Yang cocok akan dimuat dalam buku "Kronologi LaMer (Labah2 Merah)". Silahkan email fan art LaMer maupun LaMer beserta Macan Kumbang/Labah2 Mirah/Dewi Bulan.

Fan Art atau Pin Up berisi Karakter:

1. LaMer atau

2. LaMer beserta Macan Kumbang/Labah2 Mirah/Dewi Bulan ATAU

3. LaMer vs musuhnya seperti Herkules/Serigala Betina/Lima Jari Setan/Iblis Peminum Darah/Manusia 3D ATAU

4. LaMer CS vs Para Penjahat

Ukuran sebaiknya A4 atau A3.
Boleh Hitam Putih/ Warna/ Grey Scale
Format TIFF atau JPEG (High Resolusi 300 DPI)
Email ke anwi2000@yahoo.com dan CC ke andy@komikindonesia.com
Bila ada pertanyaan bisa PM ke FB saya.

Gambar-gambar yang cocok akan dimuat dalam buku "Kronologi LaMer (Labah2 Merah)".

Ditunggu sampai tanggal 25 Juni 2013.

Sumber: facebook

Read More

Kostum Iron Man dari Kardus dan Asbak

Kostum Iron Man dari Kardus dan Asbak
Mark Pearson adalah satu dari sekian banyak penggila tokoh superhero Iron Man dan mewujudkan kegilaannya dalam sebuah karya unik: kostum Iron Man lengkap sebesar ukuran orang dewasa. 

Pria berusia 44 tahun asal Bradford, West Yorkshire, ini tak kenal lelah membuatnya dari kardus yang dibentuk jadi cetakan silikon berbentuk 3 dimensi untuk kostum fiberglasnya. Untuk reaktor nuklir di bagian dada ia menggunakan … asbak. 

Mark Pearson dan sahabatnya, Darren Higgins, memamerkan kostum Iron Man buatannya.
Awalnya ia hanya ingin membuat topengnya saja, sebanyak 3 buah, namun saking semangatnya, ia akhirnya membuat kostum lengkap, termasuk lampu di bagian mata, tangan dan dada. Ia banyak berdiskusi dengan orang-orang dari berbagai penjuru dunia melalui internet untuk mewujudkan obsesinya itu. 

Saat memutuskan untuk membuat kostum lengkap, istrinya sempat ngomel. Katanya, ia terlalu tua untuk sebuah karya berdasarkan tokoh komik Marvel. Setelah jadi, kostum setinggi 6 kaki 2 inch itu tak cocok dengan tinggi badan Mark yang hanya 5 kaki 6 inch. Itulah sebabnya ia sempat ragu mau diapakan hasil karyanya itu. 

Akhirnya ia bertemu dengan Darren Higgins, 24, pengelola supermarket lokal di Bradford yang dianggapnya paling cocok untuk mengenakan kostum buatannya. 

“… Ia seorang olahragawan dan bersedia memakai kostum itu selama 6 jam”, kata Mark. 

Mark menambahkan, “Satu-satunya kekurangan dari kostum ini adalah tidak bisa terbang”. 

Sumber : Daily Mail
Read More

Lisensi Godam Berpindah Tangan, Akankah Mendorong Percepatan Kebangkitan Komik Indonesia?

Lisensi Godam Berpindah Tangan, Akankah Mendorong Percepatan Kebangkitan Komik Indonesia?
Di jagad perkomikan Indonesia, khususnya yang bergenre superhero, nama Godam dan Gundala pastilah sudah tidak asing lagi. Dua karakter ciptaan komikus senior asal Jogja, Wid NS (alm) dan Hasmi, tersebut barangkali adalah superhero yang paling populer dan fenomenal di antara puluhan superhero yang pernah ada di Indonesia.

Di kalangan penggemar komik Indonesia ‘jadul’, sudah bukan rahasia lagi kalau lisensi Gundala telah beralih dari Hasmi ke PT Bumi Langit sekian tahun lalu. Mereka, para penggemar komik Indonesia, berharap dengan adalah pengalihan tersebut Gundala akan kembali bangkit meramaikan pasar komik Indonesia dengan cerita baru yang segar, mengingat Hasmi sang kreator telah semakin berusia senja dan tidak produktif lagi.

Namun sekian tahun berlalu, pada 2005 Bumi Langit selaku pemegang lisensi justru hanya menerbitkan ulang komik Gundala seri pertama, Dokumen Candi Hantu, dan Operasi Goa Siluman dengan format sama dengan versi awalnya, yaitu 2 panel per halaman.

Pada 2009 terbetik kabar bahwa Bumi Langit, bekerja sama dengan sejumlah penggemar dan komikus muda, berencana menerbitkan komik “Gundala Duta” sebagai peringatan 40 tahun kehadiran Gundala di jagad komik Indonesia. Komik yang sedianya merupakan kompilasi dari berbagai karya komikus tersebut, termasuk Hasmi, nyatanya tak terdengar lagi kabar beritanya.

Satu spekulasi perihal ‘menghilangnya’ Gundala dari peredaran adalah bahwa Bumi Langit sengaja ‘menahan’ Gundala karena situasi perkomikan lokal yang masih memprihatinkan dan menunggu saat yang tepat untuk memunculkan superhero bergelar Putera Petir itu. Sosok Gundala hanya bisa ditemukan di dunia maya melalui karya-karya berbagai penggemar di penjuru Nusantara.

Sukses merangkul Gundala, kini Bumi Langit pun berjaya merengkuh Godam. Menurut penjelasan Sungging, salah seorang putra alm. Wid NS, menyatakan bahwa pihaknya selaku pemilik hak cipta Godam menyerahkan lisensi Godam kepada Bumi Langit dalam bentuk kontrak selama 15 tahun. Selain Godam, Aquanus, Kapten Dhahana dan Puterago adalah karakter yang termasuk dalam kontrak.

Sungging (kiri) bersama Hasmi.
Dalam pembicaraan melalui telepon Sungging mengatakan bahwa sejak kontrak disepakati, ia menjadi bagian dari PT. Bumi Langit. Dengan demikian ia punya kewenangan penuh untuk memantau kesungguhan manajemen Bumi Langit dalam menggunakan karakter Godam dkk dalam buku-buku komik yang akan diterbitkan. Itulah sebabnya kontrak antara Bumi Langit dengan pihak ahli waris alm. Wid NS akan diadakan peninjauan kembali setiap 5 tahun.

Kabar perihal beralihnya lisensi Godam beredar ke publik saat Andy Wijaya (perwakilan dari Bumi Langit) menulis status di Facebooknya. Sontak hal ini mendapat respon dari para penggemar Godam (yang juga penggemar Gundala), komikus, dan pemerhati komik Indonesia. Bisa dikatakan, 90% komentator memberikan dukungan positif atas langkah yang ditempuh Bumi Langit ini. Ada secercah harapan pada manajemen baru ini di mana Godam dan Gundala akan kembali beraksi secara konsisten untuk memuaskan dahaga kerinduan para penggemarnya.

Memang dalam statusnya di Facebook Anwi (Andy Wijaya) menyatakan bahwa Bumi Langit akan merekrut komikus-komikus muda handal untuk membangkitkan Godam dan Gundala, sehingga kemunculannya tak hanya ajang nostalgia para penggemar yang kebanyakan sudah berusia di atas 40 tahun, tapi diharapkan akan juga memikat kalangan muda yang belum begitu mengenal sosok superhero lokal tersebut.

“Semua penggemar tentunya menginginkan yang terbaik bagi Gundala dan Godam. BumiLangit dan Pak Hasmi serta Ahli Waris Wid NS akan menyeleksi seluruh saran dan masukan para penggemar agar didapatkan saran dan masukan terbaik, tujuannya memberikan yang terbaik bagi penggemar dan kesinambungan Gundala dan Godam. Berikan saran dan masukannya pasti kami pertimbangkan matang-matang. Semua masukan sangat bermanfaat bagi kita semua,” kata Anwi.

Anwi menambahkan, “Gundala klasik, Godam Klasik, Gundala Reboot, Godam Reboot, Ultimate Gundala, Ultimate Godam, Gundala Reborn, Godam Reborn, Gundala Manga Version, Godam Manga Version. Pasti seruuuuuu …” Artinya, Bumi Langit berancang-ancang akan menerbitkan komik Godam dan Gundala dalam berbagai format agar dapat menjaring pembaca yang lebih luas.

Sebagai tahap awal, Bumi Langit berencana menerbitkan komik tentang asal-usul Awang, di mana cerita/ skenarionya diserahkan pembuatannya kepada Sungging. Awang yang berprofesi sebagai sopir adalah identitas asli dari Godam. Ia mendapatkan cincin ajaib yang dapat merubah wujudnya menjadi manusia super dari sosok misterius bernama Bapa Kebenaran.

Semoga saja dengan bergabungnya Godam di bawah bendera Bumi Langit bersama-sama dengan Gundala akan diikuti dengan diterbitkannya kisah-kisah petualangan baru mereka yang segar dan konsisten, sehingga dapat menggairahkan kembali dunia perkomikan Indonesia yang masih saja berstatus ‘hidup segan, mati tak mau’.

Namun di balik antusiasme menyambut kehadiran Godam dan Gundala sebagaimana dijanjikan oleh Bumi Langit terselip secuil pesimisme bahwa komik Indonesia akan mampu bangkit kembali. Betapa tidak. Berdasarkan pengalaman, hampir semua investor yang ‘nekad’ mengalokasikan dana untuk menerbitkan komik sedikit demi sedikit rontok di tengah jalan. Idealisme yang semula tumbuh seiring dengan bermunculannya komik-komik terbitan lokal akhirnya harus mengalah pada hitung-hitungan untung rugi.

Serbuan komik asing, baik yang bisa diperoleh dengan harga murah dalam format hard copy maupun yang gratisan via internet, dituding sebagai biang kerok tertatih-tatihnya komik Indonesia menggapai kejayaannya kembali. Mungkin saja itu benar, tapi minimnya animo masyarakat terhadap komik lokal bisa jadi tak terlepas dari lemahnya manajemen pemasaran, kualitas dan konsistensinya sendiri.

Di lain pihak, besarnya diskon yang dikenakan pada komik lokal agar bisa masuk ke toko buku besar membuat sejumlah penerbit memilih memasarkan produk mereka secara pre order via on line, seperti Facebook misalnya. Hasilnya? “Saat dipromosikan di Facebook, dari 100 orang yang secara antusias berkomentar, paling banter 10%-nya saja yang benar-benar membeli”, ujar Chairul Agus Saptono dari Metha Studio Jogja.

Melihat rendahnya daya serap pasar terhadap komik lokal membuat Metha mencoba berinovasi agar falsafah “memuliakan komik Indonesia” dapat terus diwujudkan. Untuk menyiasati terus melambungnya harga kertas yang berdampak pada biaya produksi, Metha telah memulai dengan merubah format komik standar menjadi strip agar dapat dijual ke media surat kabar. Selain itu mereka berencana untuk membuat komik dalam 2 bahasa, Indonesia dan Inggris, agar dapat menjangkau pasar luar negeri, setidaknya Asia Tenggara.

Menyikapi perkembangan baru tentang Godam, di mana semula Metha yang bekerja sama dengan ahli waris alm. Wid NS dalam memunculkan Godam (dan Aquanus) di komik mereka, yang kini berada di bawah manajemen Bumi Langit tak menyurutkan langkah Metha untuk tetap eksis. Terlebih pihak Bumi Langit sendiri telah mengeluarkan statement akan merangkul Metha dalam penerbitan komik Godam selanjutnya.

Yang menjadi pertanyaan besar sekarang adalah: akankah Godam dan Gundala mampu mendobrak benteng keterpurukan komik Indonesia?

Menyitir pernyataan Hasmi pada acara talk show yang diadakan sebuah perguruan tinggi swasta di Surabaya tahun 2009 lalu: “Kalau sudah tahu ada banjir komik impor, kita harus buat tsunami komik lokal biar bisa menang bersaing.” Artinya, pasar komik lokal harus digerojok dengan komik lokal sebanyak-banyaknya jika ingin menarik animo pembaca. Bukan sekedar menerbitkan hanya karena sentimentil nostalgia, lalu setelah itu tidur panjang. Lagi. (jink)

Read More

10 Karakter Super yang Terinspirasi dari Superman

10 Karakter Super yang Terinspirasi dari Superman
Diciptakan tahun 1932 oleh Jerry Siegel dan Joe Shuster, Superman menjadi salah satu ikon budaya terbesar dalam sejarah Amerika. Ia bersumpah untuk melindungi bumi, tempat tinggal barunya, karena planet Krypton tempat asalnya musnah. Saat tumbuh dewasa ia mempunyai sejumlah kekuatan super, termasuk kecepatan, terbang, penglihatan panas, dan kebal.

Selama 80 tahun kemunculannya, Superman telah menginspirasi berbagai komik, film, pertunjukan TV, dan orang-orang untuk melakukan yang terbaik. Sebagai salah satu superhero pertama, ia menjadi template bagi banyak karakter lainnya yang diciptakan kemudian.

Berikut ini toptenz.net menampilkan 10 karakter yang terinspirasi dari Superman, urut sesuai kemunculan perdananya.

10. Ultraman.

Pemunculan perdana: Komik Justice League of America No. 29 (Agustus 1964).

Ada beberapa tokoh superhero yang bernama Ultraman dalam sejarah komik dunia, tapi yang dimaksud di sini adalah mitra jahat Superman dari Bumi-3, sebuah dunia paralel dari dunia DC di mana semua superhero adalah jahat dan sebaliknya.Ultraman yang asli adalah anggota Crime Syndicate, versi jahat dari Justice League. Tak seperti Superman, Ultraman jadi makin kuat karena terpapar Kryptonite. Ultraman asli ini tewas di cerita crossover DC berjudul Crisis on Infinite Earths terbitan tahun 1985. Dalam sejarah pascakrisis, Ultraman dan Crime Syndicate of America ditulis ulang menjadi mitra Justice League dari Antimatter Universe. Apapun asal usul dan penjelasannya, Ultraman tetap salah satu dari seteru paling digdaya dari Superman.

9. Hyperion (Earth-712).

Pemunculan perdana: Komik The Avengers No. 69 (Oktober 1969).

Mencoba mengurai sejarah Hyperion adalah tugas sulit yang bikin otak mati rasa, karena ada 5 versi yang sama sekali berbeda dari karakter Marvel ini. Biar nggak repot, dipilih salah satu dari versi yang ada tersebut: Hyperion dari Bumi-712. Hyperion ini adalah anggota dari Squadron Supreme, tim superhero kreasi Roy Thomas dan John Buscema yang pernah bergabung dengan saingan Marvel, yaitu DC Comics. Squadron Supreme diketahui pernah melintas di antara dunia-dunia Marvel, sesekali muncul untuk bertarung melawan Avengers dari induk dunia Marvel, Earth-616. Mereka paling dikenali dari 12 judul miniseri mereka sendiri yang ditulis oleh Mark Gruenwald. Di miniseri tersebut Squadron Supreme, dipimpin oleh Hyperion, berusaha membuat ulang dunia mereka menjadi utopia dengan kekuatan dan pengetahuan yang dimiliki. Tapi langkah itu justru membuat mereka menciptakan negara totaliter dengan menjadikan diri mereka sebagai diktator.

8. Supreme.

Pemunculan perdana: Komik Youngblood No. 3 (1992).

Diciptakan oleh Rob Liefeld sebagai bagian dari terbitan Image Comics, Supreme aslinya adalah versi bengis dari Superman. Idenya adalah bahwa Supreme bisa menjadi Superman jika ia tidak memiliki kode etiknya yang menakjubkan itu. Kemudian, Supreme dirombak oleh penulis komik legendaris Alan Moore ke dalam tribute untuk Superman di komik Silver Age. Dengan mempertimbangkan salah satu dari reboot di sejarah komik yang paling brilian, Moore mendasarkan alur cerita dan karakter lepas dari komik Superman klasik. Ia memperkenalkan karakter baru, seperti adik wanita Supreme, Suprema (sebagai penghormatan untuk Supergirl) dan Radar si anjing super (Krypto-nya Supreme). Dengan melakukan ini, Moore dapat menggunakan kisaran dunia modern pada cerita dan pola dasar komik klasik. Hasilnya, tahun 1997 ia memperoleh Eisner Award sebagai Penulis Terbaik dan dianggap sebagai masterpiece komik metafiksi.

7. Mister Majestic.

Pemunculan perdana: Komik WildC.A.T.s No. 11 (Juni 1994).

Mister Majestic adalah karakter yang sengaja didesain menyerupai Superman. Itulah sebabnya ia adalah tokoh paling kuat di dunia Wildstorm, perusahaan komik independen yang dibeli oleh DC tahun 1999. Mister Majestic adalah dewa perang dan komandan dari sekumpulan pesawat tempur alien dan terdampar di bumi. Itulah sebabnya ia berperangai brutal dan bergaya militan. Karena mampu hidup hingga ribuan tahun, keberadaannya mempengaruhi sejarah manusia hingga beberapa generasi. Akhirnya ia berubah jadi baik dan bergabung dengan sekelompok superhero yang dikenal dengan nama Wildcats. Ia punya ego tinggi yang berasal dari kompleksitas kesuperannya. Pesan moral dari tokoh ini ini adalah bahwa jika seseorang dengan kekuatan yang demikian besar tanpa didasari sifat baik akan menjadi seperti Mister Majestic.

6. Apollo.

Pemunculan perdana: Komik Stormwatch Vol. 2 No. 4 (Februari 1998).

Seperti Mister Majestic, Apollo adalah Supermannya dunia Wildstorm. Seperti Superman, kekuatan Apollo berasal dari sinar matahari. Pada kekuatan penuh ia nyaris tak terkalahkan, serta dapat menembakkan sinar panas dan cahaya. Aslinya, ia adalah manusia yang termutasi dan dirancang sebagai bagian dari tim untuk melawan Stormwatch, salah satu dari tim superhero Wildstorm. Namun karena kesalahan saat melakukan misi, ia membuat sebagian besar rekan-rekannya tewas. Dalam pelariannya ia bergabung dengan Authority, tim superhero lain, bersama kekasihnya, Midnighter. Meski secara teknis bukan yang pertama, Apollo adalah superhero pertama yang mengaku dirinya gay.

5. The Sentry (Robert Reynolds).

Pemunculan perdana: Komik The Sentry No. 1 (September 2000).

Seperti halnya Hyperion, the Sentry adalah nama dari beberapa karakter yang berbeda di dunia Marvel. Yang dibahas di sini adalah titisan dari the Sentry yang paling menonjol, yang dikenal sebagai Robert Reynolds. The Sentry adalah salah satu komik paling aneh dalam sejarah penerbitan. Meskipun pertama kali dikenalkan pada tahun 2000, ia mampu menjadi anggota terkemuka di dunia Marvel yang didirikan tahun 1960-an tersebut. Namun, sebuah kekuatan jahat bernama The Void menyebabkan semua dunia, termasuk komunitas manusia super, melupakannya. Setelah memperoleh kembali ingatannya, ia berjuang melawan The Void sembari menjalin kembali hubungannya yang terputus dengan Fantastic Four, Spider-Man, Hulk, dan X-Men. Sejak itu ia menjadi karakter paling hebat di seluruh semesta Marvel, bahkan mampu membunuh Ares, dewa perang Yunani. Meski begitu, kekuatan luar biasanya terhambat oleh penyakit mental yang akut, termasuk schizophrenia berat.

4. Omni-Man.

Pemunculan perdana: Komik Invincible No. 1 (Januari 2003).

Omni-Man adalah ayah dari Invincible, superhero di dunia Image Comics. Ia punya kekuatan ala Superman. Ia juga memiliki rentang kehidupan yang meningkat secara besar-besaran. Awalnya, Omni-Man digambarkan sebagai pelindung bumi dan kepala keluarga yang sempurna, hingga kemudian dia membunuh semua pahlawan yang ada dan menyatakan tunduk pada Kerajaan Viltrumite. Viltrumite adalah ras alien humanoid yang paling tangguh di semesta. Omni-Man ditugaskan untuk menaklukkan bumi. Itulah sebabnya ia menjadi musuh dari anaknya sendiri. Namun, ia berbalik berpihak pada bumi dalam berperang melawan Viltrumite dan berhasil menghancurkan planet mereka bersama anaknya.

3. Astonishman.

Pemunculan perdana: Komik The End League No. 1 (Januari 2008).

Astonishman adalah karakter yang ada di The End League, buku komik serial yang diterbitkan oleh Dark Horse Comics. Inti dari serial ini adalah gagalnya memenangkan perang melawan kejahatan. Para penjahat super berhasil menaklukkan bumi dan memaksa superhero yang tersisa untuk saling bergabung. Mereka dipimpin oleh Astonishman, pegawai pemerintah yang menjadi pahlawan pada Perang Dunia II. Pada Mei 1962, ia dipedaya oleh penjahat bernama Lexington dalam penyerangan sebuah kepala nuklir di dasar samudra yang menghancurkan bumi. Astonishman cukup hebat dalam menggeser siklus gravitasi bumi. Ia bisa terbang dengan kecepatan 6 kali kecepatan suara dan punya indra yang sangat luar biasa hingga mampu memindai bumi dalam beberapa detik.

2. Alpha One.

Pemunculan perdana: Komik The Migthy No. 1 (Februari 2009).

Alpha One adalah karakter milik DC Comics yang ada di semestanya sendiri. Di semesta itu, ia adalah satu-satunya superhero. Ia punya semua standar kekuatan Superman. Namun, karena hanya satu-satunya superhero di dunianya, ia dibantu oleh Section Omega, kesatuan polisi yang bertujuan membantunya mencari keadilan. Sejauh ini Alpha One hanya muncul di 12 buku yang diterbitkan terbatas. Di lain pihak, Paramount telah memperoleh hak atas karakter ini, sehingga filmnya bukan tak mungkin akan segera dibuat.

1. The Plutonian.

Pemunculan perdana: Komik Irredeemable No. 1 (Maret 2009).

Buah karya komikus top Mark Waid, Plutonian adalah karakter utama di serial komik Iredeemable. Serial tersebut untuk menjawab pertanyaan, apa jadinya orang dengan kemampuan Superman menjadi penjahat. Di komik, Plutonian awalnya adalah superhero terhebat di dunianya dan ia menjadi pemimpin the Paradigm, yang beranggotakan sekelompok superhero. Kekuatannya tumbuh menjadi demikian besarnya hingga ia mampu melihat dan mendengar apapun yang ada di dunia. Akibatnya, keyakinannya sebagai manusia memudar. Saat melakukan kesalahan yang berakibat matinya ratusan anak-anak, ia marah, menghancurkan seisi kota, membantai teman-temannya sendiri dan musuhnya, dan membunuh jutaan orang. Plutonian berada pada posisi karakter tragis yang mendasar, di mana ia tidak mampu menghadapi semua tanggung jawabnya dan mengatasi kesalahan yang membawanya pada konsekuensi yang mengerikan.

Sumber : toptenz.net

Read More

10 Film Superhero yang Bikin Penggemarnya Kesal

10 Film Superhero yang Bikin Penggemarnya Kesal
Mengangkat tokoh superhero dari komik ke layar lebar tentu hal yang paling ditunggu-tunggu para penggemarnya. Mereka, termasuk saya, berharap tokoh superhero beraksi sedahsyat aksinya di komik. Namun ternyata tidak semudah yang diduga. Alih-alih mendapat acungan jempol, justru caci maki yang didapat. Salah satu penyebabnya, karena studio film kurang jeli, atau malah sebaliknya, kelewat kreatif menampilkannya dalam film, sehingga para penggemar superhero tersebut menganggapnya melenceng dari pakem yang sudah tertanam di benak mereka dari komiknya.

Fakta yang umum terjadi adalah pada desain kostum. Ada pendapat yang mengatakan, studio melakukan itu untuk meraih penonton yang lebih luas, yang berarti mendapat pemasukan lebih besar. Ada yang sukses, tapi tak sedikit yang jeblok.

Comicbookmovie.com mencontohkan perbedaan kostum antara yang di komik dengan di film sebagai berikut :

Di luar masalah kostum, furiousfanboys.com menyajikan 10 pelanggaran pakem yang membuat para penggemar kesal :

Galactus

Dalam komik, Galactus berwujud manusia bertubuh superraksasa, tapi di film Fantastic Four II, Galactus digambarkan berwujud awan yang mampu menelan bumi. Tak ayal, film ini menuai banyak kritik dan hujatan.

Jaring Laba-laba Spider-Man

Dari segi aksi, Sam Raimi cukup sukses menghadirkan Spider-Man yang mampu bergerak lincah di antara gedung-gedung pencakar langit, persis seperti di komik. Tapi dalam hal si manusia laba-laba mengeluarkan jaring dari telapak tangannya, itu soal lain. Dalam komik Spider-Man, Peter Parker membuat dan mengembangkan sendiri alat penembak jaring berikut formula jaring-jaringnya. Ini menunjukkan betapa jeniusnya ia. Sayangnya, Raimi dan crew-nya merombak pakem ini. Spider-Man digambarkan mampu mengeluarkan jaring organik sebagai bagian dari dampak gigitan laba-laba mutan, selain kemampuan merayap di dinding dan kelincahan bergerak. Untunglah, di film terbaru, Amazing Spider-Man, kesalahan pakem itu diperbaiki.

Suara Batman

Secara umum, film Batman (Batman Begins dan The Dark Knight) buah karya Chris Nolan, mendapat pujian dari para penggemarnya. Tapi bukan berarti tak ada kritik. Hal terburuk dari kedua film itu adalah suara Batman. furiousfanboys.com menggambarkan “anehnya” suara Batman seperti Batman adalah seorang perokok berat. Semacam "serak-serak becek" gitulah. Bagaimana dengan film ketiga nanti? Mudah-mudahan lebih berwibawa.

Puting Susu di Kostum Batman

Di film Batman & Robin, hal paling menyebalkan adalah adanya puting susu di kostum dynamic duo tersebut.

Desain Karakter Green Goblin

Selain jaring organik, yang dipermasalahkan para penggemar komik Spider-Man pada film besutan Sam Raimi adalah desain karakter Green Goblin. Furiousfanboys.com menyebut Green Goblin versi Raimi ini sebagai Power Ranger Goblin.

Alur Cerita X-Men

Hal terburuk dari film X-Men pertama adalah pada skenario yang ditulis oleh Joss Whedon. Apalagi pada adegan Toad kesambar petir.

Hulk

Film Hulk pertama yang disutradarai oleh Ang Lee dinilai jeblok. Banyak faktor yang membuatnya demikian, namun furiousfanboys.com secara spesifik menyebut ending dari film ini buruk, khususnya pada adegan Hulk melawan ayahnya sendiri yang berubah jadi monster.

Venom di Spider-Man 3

Awalnya, musuh Spider-Man yang akan dimunculkan di Spider-Man 3 adalah Vulture. Tapi kemudian diganti dengan Venom karena studio menganggap Venom lebih disukai, hingga merasa perlu memaksakan kemunculannya di film.

X3

“Kebodohan” yang membuat para penggemar kesal adalah dimatikannya tokoh Profesor X, Cyclops, dan Jane.

Superman Returns

Di film yang disutradarai Bryan Singer, Superman lebih banyak mengintip Lois Lane dan mengendap-endap di rumah wanita yang dicintainya itu ketimbang menghajar musuh. Ini sangat menjengkelkan. Belum lagi kostumnya yang lebih gelap dan logo “S” yang kekecilan.

Sumber : comicbookmovie.com & furiousfanboys.com

Read More

Batman Wannabe

Batman Wannabe
Banyak cara dilakukan orang untuk mengekspresikan kecintaannya pada tokoh idola. Salah satunya adalah mengenakan atribut-atribut yang mewakili sang idola.

Sebagai karakter komik populer, Batman pastilah punya banyak penggemar. Inilah beberapa cara mereka mengekspresikannya, baik hanya saat dalam event, cosplay misalnya, atau pun kehidupan sehari-hari.


Foto dari berbagai sumber.

Read More

Comments