Showing posts with label Motivasi. Show all posts
Showing posts with label Motivasi. Show all posts

10 Hal yang Perlu Dilakukan Saat Menganggur

10 Hal yang Perlu Dilakukan Saat Menganggur
Menganggur itu tidak enak, tapi bukan berarti kita hanya berdiam diri menunggu keajaiban datangnya tawaran kerja. Saat menganggur Anda punya banyak waktu untuk melakukan berbagai kegiatan yang tidak bisa kita lakukan saat kita punya pekerjaan tetap. Jika Anda manfaatkan waktu untuk memperbaiki diri agar lebih layak jual, mencari pekerjaan akan jauh lebih mudah.

Berikut ini ada 10 hal yang harus Anda lakukan saat menganggur agar waktu yang ada tidak terbuang sia-sia:

1. Lamarlah pekerjaan yang benar-benar Anda inginkan

Jika Anda terus-menerus melamar kerja tanpa ada satupun yang nyantol, ada kemungkinan Anda akan menurunkan standar dari posisi yang semula sesuai dengan keinginan Anda menjadi lebih rendah. Yang penting dapat kerja, begitu ‘kan? Kalau hanya sebagai batu loncatan sih boleh-boleh saja, tapi Anda harus tetap berusaha mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan skill dan minat Anda.

2. Tingkatkan skill yang ingin Anda miliki

Cobalah mengevaluasi diri, melihat ke belakang, kira-kira skill apa yang kurang pada diri Anda dan harus Anda pelajari untuk meningkatkan nilai tambah? Jika Anda merasa sudah mumpuni dalam bahasa Inggris, kenapa tidak mencoba belajar bahasa asing lainnya, seperti Jepang, Korea atau Mandarin? Atau belajar menggambar misalnya? Seringkali terjadi, kita menyesal dan berandai-andai. Seandainya saya belajar dari dulu-dulu, sekarang pasti sudah mahir dan bisa jadi nilai tambah untuk diterima bekerja. Penyesalan tak ada gunanya. Di saat menganggur Anda punya banyak waktu untuk meningkatkan skill. Mungkin sulit dan butuh waktu yang tidak sedikit, tapi itu jauh lebih baik daripada menyesali diri setiap saat atau malah hanya nonton TV seharian.

3. Memulai bisnis sendiri

Menganggur adalah saat yang tepat untuk memulai bekerja secara mandiri. Anda bisa mulai membuat websita atau blog dengan biaya rendah. Saat ini internet bisa menjadi ladang bisnis yang menggiurkan. Memulai bisnis memang butuh waktu dan komitmen, tapi apa lagi yang bisa dilakukan saat Anda tidak punya apa-apa selain waktu?

4. Membangun jaringan/ network dan koneksi

Networking bisa menghasilkan 2 hal; Anda bisa membangun hubungan dengan teman-teman lama Anda dan bertemu orang-orang baru. Networking bisa dilakukan kapan saja dan dengan orang di mana saja. Jika Anda ingin berkenalan dengan orang dengan minat atau industri yang sama dengan Anda, kunjungi situs-situs yang menyediakan fasilitas untuk itu, misalnya Meetup.com (http://www.meetup.com/). Jika Anda ingin terhubung dengan mantan teman kuliah, pergilah ke kampus dan cari informasi event/ lowongan apa yang tersedia. Biasanya alumni yang sudah berhasil dalam karir atau bisnis akan merekrut orang dari lingkungan yang mereka kenal. Kampus bisa menjadi bursa kerja tempat bertemunya pengusaha dan pencari kerja.

5. Terus belajar

Tak ada kata terlambat untuk belajar dan belajar tak harus berada di dalam ruangan. Dengan teknologi informasi seperti saat ini, tak ada lagi alasan untuk tidak belajar hanya karena tidak punya uang, karena di internet banyak situs yang menyediakan kursus secara online dan gratis. Seperti coursera.org (https://www.coursera.org/) misalnya. Di situ pengajarnya berasal dari Stanford University dan materi yang diajarkan adalah yang paling banyak dibutuhkan di dunia usaha saat ini, seperti pemrograman, pemasaran dan manajemen bisnis.

6. Rajin memantau dunia industri

Dengan mengikuti perkembangan industri, khususnya bidang yang Anda incar, Anda akan selalu tahu apa yang mereka inginkan atau hasilkan. Dengan demikian Anda akan selalu siap untuk menyesuaikan diri dengan industri tersebut.

7. Menggali minat dan potensi diri

Mayoritas orang terlalu sibuk dengan kegiatan sehari-hari dan tak sempat untuk melakukan introspeksi/ refleksi diri. Menganggur adalah saat yang tepat untuk itu. Refleksi diri akan membuat Anda menemukan jati diri Anda dan menggali minat yang benar-benar Anda inginkan. Mengenali minat adalah sesuatu yang bagi kebanyakan orang sulit dilakukan karena tak punya waktu. Jadi, anggaplah menganggur ini sebagai berkah.

8. Memulai ngeblog dan membangun reputasi online Anda

Saat ini banyak perusahaan yang mencari karyawan secara online sebelum menghubungi untuk interview. Anda dapat memanfaatkan peluang ini. Mantapkan blog Anda dan keberadaan Anda di media sosial, khususnya di bidang industri yang Anda inginkan.

9. Sukarelawan

Menjadi sukarelawan akan bisa menjadi nilai tambah di surat lamaran Anda dan membuat pengusaha terkesan. Apalagi jika Anda pernah menjadi sukarelawan di berbagai tempat berbeda. Hal ini akan sangat bernilai untuk Anda. Jadi, jika Anda belum bisa berbuat sesuatu yang baik untuk diri sendiri, setidaknya Anda telah berbuat sesuatu yang baik untuk orang lain.

10. Melakukan sesuatu yang belum pernah dilakukan sebelumnya

Luangkanlah waktu untuk menghindari rutinitas. Jika Anda selalu khawatir terlambat datang di tempat kerja atau terlalu lelah bekerja, Anda akan kehilangan banyak pengalaman dalam hidup. Gunakan waktu menganggur untuk melakukan kegiatan yang belum pernah Anda lakukan sebelumnya, tapi yang positif tentunya. Iseng-iseng saja. Siapa tahu di antara keisengan itu memunculkan peluang buat Anda untuk mengembangkannya menjadi bisnis.

Banyak kisah orang-orang sukses yang berawal dari keisengan.

Sumber: Resume OK
Read More

Prinsip 90/10

Prinsip 90/10
Bagaimana prinsip 90/10 itu?
- 10% dari hidup Anda terjadi karena apa yang langsung Anda alami.
- 90% dari hidup Anda ditentukan dari cara Anda bereaksi.

Apa Maksudnya?

Anda tidak dapat mengendalikan 10% dari kondisi yang terjadi pada diri Anda.

Contohnya:
Anda tidak dapat menghindar dari kemacetan. Pesawat terlambat datang dan hal ini akan membuang seluruh schedule Anda. Kemacetan telah menghambat seluruh rencana Anda. Anda tidak dapat mengontrol kondisi 10% ini. Tetapi beda dengan 90% lainnya. Anda dapat mengontrol yang 90% ini.

Bagaimana caranya?
Dari cara reaksi Anda !!!. Anda tidak dapat mengontrol lampu merah, tetapi Anda dapat mengontrol reaksi Anda.

Marilah kita lihat contoh di bawah ini:

Kondisi:
Anda makan pagi dengan keluarga Anda. Anak Anda secara tidak sengaja menyenggol cangkir kopi minuman Anda sehingga pakaian kerja Anda tersiram kotor. Anda tidak dapat mengendalikan apa yang baru saja terjadi???

Reaksi Anda (1):
Anda bentak anak Anda karena telah menjatuhkan kopi ke pakaian Anda. Anak Anda akhirnya menangis. Setelah membentak, Anda menoleh ke istri Anda dan mengkritik karena telah menaruh cangkir pada posisi terlalu pinggir di ujung meja.

Akhirnya terjadi pertengkaran mulut. Anda lari ke kamar dan cepat-cepat ganti baju. Kembali ke ruang makan, anak Anda masih menangis sambil menghabiskan makan paginya. Akhirnya anak Anda ketinggalan bis. Istri Anda harus secepatnya pergi kerja. Anda buru-buru ke mobil dan mengantar anak Anda ke sekolah. Karena Anda telat, Anda laju mobil dengan kecepatan 70 km/jam padahal batas kecepatan hanya boleh 60 km/jam.

Setelah terlambat 15 menit dan terpaksa mengeluarkan kocek Rp 600.000,- karena melanggar lalu lintas, akhirnya Anda sampai di sekolah. Anak Anda secepatnya keluar dari mobil tanpa pamit. Setelah tiba di kantor di mana Anda telat 20 menit, Anda baru ingat kalau tas Anda tertinggal di rumah.

Hari kerja Anda dimulai dengan situasi buruk. Jika diteruskan maka akan semakin buruk. Pikiran Anda terganggu karena kondisi di rumah. Pada saat tiba di rumah, Anda menjumpai beberapa gangguan hubungan dengan istri dan anak Anda.

Mengapa? Karena cara Anda bereaksi pada pagi hari.

Mengapa Anda mengalami hari yang buruk?*
1. Apakah penyebabnya karena kejatuhan kopi?
2. Apakah penyebabnya karena anak Anda?
3. Apakah penyebabnya karena polisi lalu lintas?
4. Apakah Anda penyebabnya?

Jawabannya adalah No. 4 yaitu penyebabnya adalah ANDA SENDIRI !!!
Anda tidak dapat mengendalikan diri setelah apa yang terjadi pada cangkir kopi. Cara Anda bereaksi dalam 5 detik tersebut ternyata adalah penyebab hari buruk Anda.

Berikut adalah contoh yang sebaiknya atau seharusnya Anda sikapi.

Reaksi Anda (2):
Cairan kopi menyiram baju Anda. Begitu anak Anda akan menangis, Anda berkata lembut : "Tidak apa-apa sayang, lain kali hati-hati ya." Anda ambil handuk kecil dan lari ke kamar. Setelah mengganti pakaian dan mengambil tas, secepatnya Anda menuju jendela ruang depan dan melihat anak Anda sedang naik bis sambil melambaikan tangan ke Anda. Anda kemudian mengecup lembut pipi istri Anda dan mengatakan: "Sampai jumpa makan malam nanti."

Anda datang ke kantor 5 menit lebih cepat dan dengan muka cerah menegur staf Anda. Bos Anda mengomentari semangat dan kecerahan hari Anda di kantor.

Apakah Anda melihat perbedaan kedua kondisi tersebut?
2 (dua) skenario berbeda, dimulai dengan kondisi yang sama, diakhiri dengan kondisi berbeda.

Mengapa?
Ternyata penyebabnya adalah dari cara Anda bereaksi !. Anda tidak dapat mengendalikan 10% dari yang sudah terjadi. Tetapi yang 90% tergantung dari reaksi Anda sendiri.

Ini adalah cara untuk menerapkan prinsip 90/10. Jika ada orang yang mengatakan hal buruk tentang Anda, jangan cepat terpancing. Biarkan serangan tersebut mengalir seperti air di gelas. Anda jangan membiarkan komentar buruk tersebut mempengaruhi Anda.

Jika beraksi seadanya atau salah reaksi maka akan menyebabkan Anda: kehilangan teman, dipecat, stress dan lain-lain yang merugikan.

Bagaimana reaksi Anda jika mobil Anda mengalami kemacetan dan terlambat masuk kantor? Apakah Anda akan marah? Memukul stir mobil? Memaki-maki? Apakah tekanan darah Anda akan naik cepat?

Siapa yang peduli jika Anda datang telat 10 detik? Kenapa Anda biarkan kondisi tersebut merusak hari Anda? Cobalah ingat prinsip 90/10 dan jangan khawatir, masalah Anda akan cepat terselesaikan.

Contoh lain:

- Anda dipecat.
Mengapa Anda sampai tidak bisa tidur dan khawatir? Suatu waktu akan ada jalan keluar. Gunakan energi dan waktu yang hilang karena kekhawatiran tersebut untuk mencari pekerjaan yang lain.

- Pesawat terlambat.
Kondisi ini merusak seluruh schedule Anda. Kenapa Anda marah-marah kepada petugas tiket di bandara? Mereka tidak dapat mengendalikan terhadap apa yang terjadi. Kenapa harus stress? Kondisi ini justru akan memperburuk kondisi Anda. Gunakan waktu Anda untuk mempelajari situasi, membaca buku yang Anda bawa, atau mengenali penumpang lain.

Sekarang Anda sudah tahu prinsip 90/10. Gunakanlah dalam aktivitas harian Anda dan Anda akan kagum atas hasilnya. Tidak ada yang hilang dan hasilnya sangat menakjubkan. Sudah berjuta-juta orang menderita akibat stress, masalah berat, cobaan hidup dan sakit hati yang sebenarnya hal ini dapat diatasi jika kita mengerti cara menggunakan prinsip 90/10. (Stephen Covey)

Stephen Covey
Tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini. 
Sikapilah segala sesuatu dengan hati yang lemah lembut, selalu positive – thinking, beraksilah secara positif, bukalah hati kita untuk saling mengampuni, dan berikanlah senyummu setiap hari niscaya hidup itu akan terasa indah.

Read More

Cara Menghadap Interview Kerja dengan Perilaku dan Sikap yang Benar

Cara Menghadap Interview Kerja dengan Perilaku dan Sikap yang Benar
Saat memenuhi panggilan interview kemungkinan Anda akan diminta mengisi form dengan pertanyaan yang bertele-tele. Mungkin Anda merasa itu tak perlu, tapi mau tak mau Anda harus mengisinya dengan sikap yang sopan dan berusaha menyembunyikan ketidaksabaran Anda di depan petugas/ resepsionis yang menerima kedatangan Anda.

Begitu bertatap muka dengan petugas perekrut, biasanya diawali dengan perbincangan ringan. Hal ini dimaksudkan agar Anda merasa relaks dan tidak terlalu nervous.

Di sini persiapan Anda menghadapi intervew akan terasa manfaatnya. Pertanyaan terberat mungkin akan berupa “ceritakan tentang diri Anda” dan membuat fokus Anda kacau jika Anda tidak siap. Mulailah dengan menjelaskan kenapa Anda tertarik untuk mengisi lowongan ini atau menjabarkan pemahaman Anda tentang posisi yang ditawarkan. Mungkin Anda akan mengatakan, “Pada iklan lowongan kerja, disebutkan bahwa pengalaman di bidang programming akan sangat membantu, tapi tidak dibutuhkan. Kenapa begitu?” Adalah penting untuk selalu memberikan respon yang fokus pada pertanyaan yang akan membuat Anda menjawab dengan tepat.

Penting juga untuk memberikan keleluasan kepada penginterview dalam memandu sesi interview. Agar informasi kita bisa diterima dengan baik, kita harus berhati-hati agar tidak kehilangan fokus. Penginterview harus mengintegrasikan setiap jawaban yang Anda berikan dan itulah sebabnya jangan sekalipun menyimpang dari pertanyaan yang diajukan.

Persiapan yang matang dalam menghadapi interview kerja akan membuat Anda mampu menjawab dengan lugas dan terarah karena mungkin waktu yang tersedia sangat singkat. Artinya, jika Anda dtanya seputar riwayat pendidikan, jawablah hanya seputar riwayat pendidikan Anda dan jangan mengarang cerita. Dengan menjawab secara singkat tapi padat akan membuat penginterview beralih ke topik pembicaraan berikutnya.

Di lain pihak, Anda dapat menjawab pertanyaan dan memberikan informasi yang akan berguna bagi Anda, seperti mengutarakan bagaimana Anda berkontribusi pada pertumbuhan perusahaan. Hal ini dapat dilakukan tanpa bernada sombong atau sok pintar. Penginterview yang baik akan memberikan kesempatan kepada pelamar untuk bicara banyak dengan memandu mereka agar memperoleh informasi yang dibutuhkan. Momen ini sangat berharga untuk membuat penginterview terkesan.

Sumber : job-interviewtips.com

Read More

10 Pertanyaan Jebakan Saat Interview Kerja

10 Pertanyaan Jebakan Saat Interview Kerja
Terbatasnya peluang kerja yang tak sebanding dengan pencari kerja yang terus bertambah dari waktu ke waktu membuat persaingan di dunia kerja menjadi semakin ketat. Hal ini membuat para pencari kerja kerap putus asa menanti panggilan dari perusahaan tempat ia melamar kerja.

Meski beberapa tahun belakangan ini terjadi perubahan yang dramatis di pasar kerja, namun cara-cara merekrut pekerja hampir tidak berubah sama sekali, kata pakar dunia kerja Joyce Lain Kennedy.

Selalu ada tahapan interview dalam setiap proses recruitment pekerja. “Interview kerja masih menjadi faktor penting dalam memfilter pelamar kerja untuk mendapatkan yang terbaik,” kata Kennedy yang juga penulis buku "Job Interviews for Dummies," yang kini telah mencapai edisi ke empat.

Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan saat interview kerap membuat pelamar ‘berkeringat dingin’, katanya, yang sebagian karena memang dirancang untuk itu.

Lalu, apa respon terbaik menghadapi pertanyaan interview? Mereka yang paham seluk-beluk interview adalah yang berpeluang diterima, kata Kennedy. “Tapi sejumlah perekrut melaporkan bahwa banyak pelamar yang mengoceh ngalor-ngidul tanpa menyadari kalau mereka sedang mempertaruhkan kredibilitasnya untuk diterima di perusahaan yang dilamar.”

Dengan persiapan yang matang, para pencari kerja akan mampu menjawab setiap pertanyaan saat interview dengan lancar, katanya.

Dengan pemikiran itu, Kennedy merangkum 10 pertanyaan yang sering diajukan dan saran untuk menjawabnya:

1. Kenapa Anda lama menganggur? Berapa banyak orang di luar sana yang di-PHK? Kenapa Anda (di-PHK)? Pertanyaan ini bisa membuat Anda sadar bahwa ada sesuatu yang salah pada diri Anda, sementara orang lain sudah berhasil. Penginterview memancing dengan menjelaskan apakah Anda kena PHK, atau apakah atasan Anda terdahulu menggunakan alasan resesi atau pengurangan anggaran untuk mendepak orang-orang yang dianggap tidak kompeten.

2. Jika saat ini Anda sudah bekerja, bagaimana Anda mengatur waktu untuk mengikuti interview ini? Yang terkandung di balik pertanyaan ini adalah apakah Anda berbohong dan mengelabui atasan Anda saat ini untuk mencari pekerjaan di tempat lain. “Jelas terlihat kalau Anda meluangkan waktu untuk interview, dan itulah sebabnya Anda mengikuti interview hanya untuk lowongan kerja yang paling sesuai,” kata Kennedy. “Jika Anda ditawari untuk interview lebih lanjut, katakan kalau wawancara yang Anda ikuti ini rahasia dan mintalah untuk bisa bertemu lagi hari Sabtu pagi.”

3. Apa persiapan Anda menghadapi interview ini? Pertanyaan ini dapat diterjemahkan: Apakah pekerjaan ini begitu penting sehingga Anda merasa perlu mempelajari lebih dahulu, atau Anda datang tanpa persiapan sama sekali dan tanpa beban? “Jawaban terbaiknya?” kata Kennedy. “Anda sangat menginginkan pekerjaan ini dan tentu saja Anda mempelajarinya, diawali dengan mengunjungi website perusahaan.”

4. Anda kenal dengan salah satu atau beberapa karyawan kami? Pertanyaan soal teman ini bermakna dua. “Tak ada seorangpun teman yang merekomendasi Anda melamar kerja, tapi transaksi itu menyiratkan kalau teman Anda tahu banyak tentang perusahaan ini,” kata Kennedy. “Jika tidak – waduh! Ingat aturan ini: Sebutkan nama teman Anda yang ada di perusahaan ini hanya jika Anda yakin teman Anda punya prestasi bagus.”

5. Di mana Anda ingin dipekerjakan? Bidang Apa? Makna yang tersirat dari pertanyaan ini adalah untuk memastikan Anda tidak melamar kerja secara serampangan. “Jangan sekalipun menyebut nama perusahaan atau pekerja lain,” ujar Kennedy. “Jawaban singkat ‘Terima aku!’ adalah versi dari: ‘Ini adalah tempat di mana saya ingin bekerja, dan pekerjaan ini adalah yang saya ingin lakukan. Saya punya yang Anda butuhkan, dan Anda punya yang saya butuhkan. Saya sudah tidak sabar untuk segera bekerja di sini’.”

6. Apa yang mengganggu Anda soal rekan kerja atau atasan Anda terdahulu? Berpura-puralah berpikir beberapa saat, gelengkan kepala Anda, dan katakan kalau Anda tidak tak ada satupun yang membuat Anda terganggu. Tambahkan juga penjelasan tentang bagaimana Anda menjalin hubungan dengan siapapun di dunia maya.

7. Dapatkah Anda jelaskan bagaimana Anda mengatasi masalah di tempat kerja/ sekolah/ perguruan tinggi? Pertanyaan ini menyiratkan bahwa sebagian besar pencari kerja tidak mampu menunjukkan kemampuan dan naluri berpikir kritis serta mengembangkan solusi.

8. Dapatkan Anda jelaskan perusahaan/ sekolah/ perguruan tinggi yang membuat Anda bermasalah? Pertanyaan di dalam pertanyaan ini adalah apakah Anda belajar dari kesalahan dan mengulangi kesalahan yang sama. Yang jadi bahan pertimbangan adalah apakah Anda terlalu mementingkan diri sendiri dalam menyikapi setiap tindakan yang berujung kesalahan. “Jangan katakan hal-hal buruk tentang kepribadian Anda,” kata Kennedy. “Di lain pihak, katakan sejelas-jelasnya kebaikan Anda dan pengalaman di masa lalu adalah guru terbaik.”

9. Bagaimana posisi ini menurut Anda dibandingkan dengan orang lain yang juga melamar? Apakah Anda merasa rendah diri dengan pekerja yang lain? Pertanyaan ini dimaksudkan untuk mengetahui pemikiran Anda dalam menyikapi atau mengatasi persaingan pasar kerja yang membuat Anda diterima.

10. Jika Anda memenangkan lotere/ undian berhadiah uang banyak, apakah Anda masih akan bekerja? Pertanyaan ini mengarah pada motivasi, etika dan semangat kerja Anda. “Jawaban agar Anda diterima adalah,” kata Kennedy, “Meskipun dapat hadiah banyak uang, Anda tetap ingin mengisi posisi ini karena bekerja, menghadapi tantangan dan menggapai prestasi akan membuat hidup jadi menyenangkan, termasuk Anda. Katakan itu dengan tegas.”

Saran tambahan: Apa yang harus dikatakan jika Anda merasa kurang yakin. Jika kepada Anda diajukan pertanyaan sulit, jangan panik. Ambil nafas dalam-dalam, tatap mata penginterview Anda, dan katakan kalau itu adalah pertanyaan yang bagus yang harus Anda pikir matang-matang, hingga harus dilewati dulu. Penginterview mungkin akan lupa menanyakan lagi. “Tapi jika ditanyakan lagi dan Anda pikiran sedang ‘hang’, katakan saja Anda tidak tahu jawabannya. Itu menunjukkan kalau Anda adalah orang yang berhati-hati karena tidak mau sembarangan menjawab,” kata Kennedy.

“Penginterview mungkin tidak mempertimbangkan kesenjangan spesifik Anda pada topik tunggal untuk menjadi deal-breaker,” Kennedy menambahkan. “Sebagaimana umumnya, dalam hal interview, latihan akan membuat Anda siap menghadapinya.”

Sumber : jobs.aol.com        |       Foto : job-interviewtips.com
Read More

Doa Ala Mario Teguh

Doa Ala Mario Teguh
Untukmu yang diletihkan oleh kesedihan dan kekecewaan, bisikkanlah ini :

Tuhanku yang Maha Penyayang,

Aku sering disedihkan justru oleh orang yang kukasihi dan dikecewakan oleh orang yang kupercayai

Tapi sesungguhnya aku mengerti, bahwa jika aku lebih patuh pada-Mu dan memelihara diriku lebih dekat dengan kebaikan, Engkau akan menyelamatkanku dari sakit hati dan kekecewaan yang tak perlu.

Tuhanku, aku mohon ...

Jika memang aku harus sakit hati, sakitkanlah hatiku untuk menegaskanku mengakhiri yang tak baik bagiku, dan kecewakanlah aku untuk menjauhkan diriku dari orang palsu yang hanya memperdayaku.

Tuhanku, selamatkanlah aku, angkatlah (derajat)ku, dan anggunkanlah hidupku.

Amin.

(Mario Teguh)

Read More

Kumpulan Tips Mario Teguh

Kumpulan Tips Mario Teguh
Kita menilai diri dari apa yang kita pikir bisa kita lakukan, padahal orang lain menilai kita dari apa yang sudah kita lakukan. Untuk itu apabila Anda berpikir bisa, segeralah lakukan.

Bukan pertumbuhan yang lambat yang harus Anda takuti. Akan tetapi Anda harus lebih takut untuk tidak tumbuh sama sekali. Maka tumbuhkanlah diri Anda dengan kecepatan apapun itu.

Jika Anda sedang benar, jangan terlalu berani dan bila Anda sedang takut, jangan terlalu takut. Karena keseimbangan sikap adalah penentu ketepatan perjalanan kesuksesan Anda.

Tugas kita bukanlah untuk berhasil. Tugas kita adalah untuk mencoba, karena di dalam mencoba itulah kita menemukan dan belajar membangun kesempatan untuk berhasil.

Anda hanya dekat dengan mereka yang Anda sukai. Dan seringkali Anda menghindari orang yang tidak tidak Anda sukai, padahal dari dialah Anda akan mengenal sudut pandang yang baru.

Orang-orang yang berhenti belajar akan menjadi pemilik masa lalu. Orang-orang yang masih terus belajar, akan menjadi pemilik masa depan.

Tinggalkanlah kesenangan yang menghalangi pencapaian kecemerlangan hidup yang diidamkan. Dan berhati-hatilah, karena beberapa kesenangan adalah cara gembira menuju kegagalan.

Jangan menolak perubahan hanya karena Anda takut kehilangan yang telah dimiliki, karena dengannya anda merendahkan nilai yang bisa anda capai melalui perubahan itu

Anda tidak akan berhasil menjadi pribadi baru bila Anda berkeras untuk mempertahankan cara-cara lama Anda. Anda akan disebut baru, hanya bila cara-cara Anda baru.

Ketepatan sikap adalah dasar semua ketepatan. Tidak ada penghalang keberhasilan bila sikap Anda tepat, dan tidak ada yang bisa menolong bila sikap Anda salah.

Orang lanjut usia yang berorientasi pada kesempatan adalah orang muda yang tidak pernah menua ; tetapi pemuda yang berorientasi pada keamanan, telah menua sejak muda.

Hanya orang takut yang bisa berani, karena keberanian adalah melakukan sesuatu yang ditakutinya. Maka, bila merasa takut, Anda akan punya kesempatan untuk bersikap berani.

Kekuatan terbesar yang mampu mengalahkan stress adalah kemampuan memilih pikiran yang tepat. Anda akan menjadi lebih damai bila yang Anda pikirkan adalah jalan keluar masalah.

Jangan pernah merobohkan pagar tanpa mengetahui mengapa didirikan. Jangan pernah mengabaikan tuntunan kebaikan tanpa mengetahui keburukan yang kemudian Anda dapat.

Seseorang yang menolak memperbarui cara-cara kerjanya yang tidak lagi menghasilkan, berlaku seperti orang yang terus memeras jerami untuk mendapatkan santan.

Bila Anda belum menemkan pekerjaan yang sesuai dengan bakat Anda, bakatilah apapun pekerjaan Anda sekarang. Anda akan tampil secemerlang yang berbakat.

Kita lebih menghormati orang miskin yang berani daripada orang kaya yang penakut. Karena sebetulnya telah jelas perbedaan kualitas masa depan yang akan mereka capai.

Jika kita hanya mengerjakan yang sudah kita ketahui, kapankah kita akan mendapat pengetahuan yang baru? Melakukan yang belum kita ketahui adalah pintu menuju pengetahuan.

Jangan hanya menghindari yang tidak mungkin. Dengan mencoba sesuatu yang tidak mungkin, Anda akan bisa mencapai yang terbaik dari yang mungkin Anda capai.

Salah satu pengkerdilan terkejam dalam hidup adalah membiarkan pikiran yang cemerlang menjadi budak bagi tubuh yang malas, yang mendahulukan istirahat sebelum lelah.

Bila Anda mencari uang, Anda akan dipaksa mengupayakan pelayanan yang terbaik. Tetapi jika Anda mengutamakan pelayanan yang baik, maka Andalah yang akan dicari uang.

Waktu, mengubah semua hal, kecuali kita. Kita mungkin menua dengan berjalannya waktu, tetapi belum tentu membijak. Kita-lah yang harus mengubah diri kita sendiri.

Semua waktu adalah waktu yang tepat untuk melakukan sesuatu yang baik. Jangan menjadi orang tua yang masih melakukan sesuatu yang seharusnya dilakukan saat muda.

Tidak ada harga atas waktu, tapi waktu sangat berharga. Memilik waktu tidak menjadikan kita kaya, tetapi menggunakannya dengan baik adalah sumber dari semua kekayaan.

Sumber : salamsuper.com

Read More

Comments