Showing posts with label Mitos. Show all posts
Showing posts with label Mitos. Show all posts

Tips Dari Tukang Pangkas Rambut

Tips Dari Tukang Pangkas Rambut
Tukang pangkas rambut ini adalah jujugan saya setiap kali hendak memangkas rambut. Namanya Cak Doewan, berasal dari Madura. Kiosnya berada tidak jauh dari rumah saya, di salah satu pojok pertigaan jalan. Saya jadi pelanggannya sejak 7 tahun terakhir, karena tukang pangkas rambut saya yang lama meninggal dunia karena usia tua.

Tapi tips ini bukan tentang cara memangkas rambut yang baik dan benar, meskipun ia sudah berpengalaman menggeluti profesinya selama 30 tahun. Tips ini muncul saat saya memangkas rambut sambil ngobrol ngalor ngidul dengan Cak Doewan, hingga akhirnya sampai pada bagaimana cara mengobati borok akibat luka.

Menurutnya, cara tradisional yang secara turun temurun diterapkan olehnya adalah dengan menggunakan garam dan buah asam. Caranya, larutkan dua sendok garam dan dua buah asam jawa dalam air hangat, kira-kira 1 liter. Usapkan pelan-pelan di borok Anda. Lakukan hal ini dua kali sehari, niscaya dalam waktu singkat borok Anda akan mengering dan luka Anda sembuh. Bahkan, masih menurut Cak Doewan, luka yang tak kunjung sembuh karena dampak dari diabetes pun akan pulih dengan cara ini.

Untuk meyakinkan kalau tipsnya ini ampuh, Cak Doewan bahkan berani memberikan jaminan dengan mengatakan (dalam bahasa Jawa berlogat Madura)" Kalau tidak sembuh, ludahi saja mulut saya!" Halah! Segitunya, Cak.

Memang berbagai penelitian tentang buah asam jawa (Tamarindus indica L) menunjukkan, bahwa buah yang sangat kecut rasanya ini mempunyai sejumlah khasiat, antara lain menyembuhkan batuk, bisul, borok pada luka, gangguan pencernaan, sariawan, karang gigi, rematik dan bengkak karena terpukul, radang payudara, kerontokan rambut, dan menurunkan berat badan.

Oh ya, selain tips di atas, Cak Doewan juga memberikan tips yang menurut saya masih berbau-bau mitos. Jika salah satu jari Anda terluka/ tergores pisau atau benda tajam lainnya, misalnya jari telunjuk kiri, ikat jari telunjuk kanan Anda dengan karet gelang agak kencang, maka luka di jari telunjuk kiri Anda akan segera menutup. Benarkah? Silakan dicoba jika suatu saat Anda mengalaminya (jink)

Read More

Mitos Seputar Kesehatan (10)

Mitos Seputar Kesehatan (10)
Mitos: Kita Harus Menunggu 1 Jam Pasca Makan Sebelum Berenang.

Boleh jadi mitos ini merusak kesenangan orang untuk berenang, memaksa tua dan muda kepanasan di pinggir kolam renang hanya karena usai makan tidak boleh langsung berenang.

Singkirkan saja larangan itu. Tak ada satu pun alasan untuk tidak berenang setelah kita makan, kata Vreeman. Memang benar, semua jenis latihan bisa menjadi tidak nyaman (meski tidak berbahaya) setelah makan banyak. Tapi bagi kebanyakan dari kita, yang biasa makan makan malam di tepi kolam atau pantai, hal itu menjadi perhatian utama.

Kram dapat terjadi kapan saja, tak pandang Anda habis makan atau tidak.

Baca juga mitos seputar kesehatan lain :
- Vaksin Dapat Menyebabkan Flu (dan Autisme)
- Suplemen Selalu Menyehatkan
- Udara Dingin Dapat Menyebabkan Sakit
- Kita Hanya Menggunakan 10% Otak Kita
- Gula Membuat Anak-anak Jadi Nakal
- Anda Harus Tetap Tersadar Saat Mengalami Gegar Otak
- Permen Karet Bertahan di Dalam Perut Selama 7 Tahun
- Membaca di Tempat Gelap atau Duduk Terlalu Dekat TV Akan Merusak Mata
- Minum Sekurangnya 8 Gelas Air Sehari Agar Sehat

Sumber : myhealthnewsdaily.com

Read More

Mitos Seputar Kesehatan (9)

Mitos Seputar Kesehatan (9)
Mitos: Minum Sekurangnya 8 Gelas Air Sehari Agar Sehat.

“Secara umum, tidak semua dari kita berada dalam keadaan terhedritasi,” kata Vreeman, sembari menambahkan bahwa tubuh kita sangat baik dalam mengatur kadar cairan tubuh.

Mitos ‘delapan gelas sehari’ tampaknya dimulai tahun 1945 ketika Food and Nutrition Board of the National Research Council menyatakan bahwa orang dewasa sebaiknya minum 2,5 liter air setiap hari (setara dengan 8 gelas atau dua per tiga galon).

Banyak media yang memberitakannya begitu saja, padahal sebenarnya lembaga tersebut menjabarkan kalau 2,5 liter tersebut kebanyakan berasal dari makanan.

Seharusnya rekomendasi tersebut dirubah menjadi: Minum, atau makan, sekitar 8 gelas cairan sehari.

Baca juga mitos seputar kesehatan lain :
- Vaksin Dapat Menyebabkan Flu (dan Autisme)
- Suplemen Selalu Menyehatkan
- Udara Dingin Dapat Menyebabkan Sakit
- Kita Hanya Menggunakan 10% Otak Kita
- Gula Membuat Anak-anak Jadi Nakal
- Anda Harus Tetap Tersadar Saat Mengalami Gegar Otak
- Permen Karet Bertahan di Dalam Perut Selama 7 Tahun
- Membaca di Tempat Gelap atau Duduk Terlalu Dekat TV Akan Merusak Mata

Sumber : myhealthnewsdaily.com

Read More

Mitos Seputar Kesehatan (8)

Mitos Seputar Kesehatan (8)
Mitos: Membaca di Tempat Gelap atau Duduk Terlalu Dekat TV Akan Merusak Mata.

Tak diragukan lagi, Cahaya berkedip, atau menatap tabung multiwarna dalam jarak dekat, akan membuat mata Anda bekerja lebih keras. Tapi tak ada satu pun bukti kalau hal tersebut menyebabkan kerusakan mata dalam jangka panjang, kata Vreeman.

Mitos tentang TV tersebut mungkin berawal pada tahun 1960-an, dan saat itu mungkin mitos itu benar. Pada awal kemunculannya TV berwarna memancarkan radiasi yang cukup tinggi sehingga dapat merusak mata, tapi masalah ini sudah lama diatasi. TV dan monitor terkini relatif cukup aman, katanya. Jika Anda cenderung duduk dekat TV atau komputer dan mata Anda terasa tidak nyaman, mungkin saatnya untuk memeriksakan ke dokter mata, siapa tahu Anda menderita rabun jauh.

Duduk terlalu dekat dengan TV atau monitor komputer bukan berarti Anda akan butuh kacamata, bahkan jika berkacamata dapat merubah kebiasaan Anda duduk dekat TV atau monitor komputer.

Baca juga mitos seputar kesehatan lain :
- Vaksin Dapat Menyebabkan Flu (dan Autisme)
- Suplemen Selalu Menyehatkan
- Udara Dingin Dapat Menyebabkan Sakit
- Kita Hanya Menggunakan 10% Otak Kita
- Gula Membuat Anak-anak Jadi Nakal
- Anda Harus Tetap Tersadar Saat Mengalami Gegar Otak
- Permen Karet Bertahan di Dalam Perut Selama 7 Tahun

Sumber : myhealthnewsdaily.com

Read More

Mitos Seputar Kesehatan (7)

Mitos Seputar Kesehatan (7)
Mitos: Permen Karet Bertahan di Dalam Perut Selama 7 Tahun

Memang benar bahwa bahan permen karet, seperti elastomer, resin dan lilin, tidak dapat dicerna. Tapi tidak berarti permen karet akan terus ngendon dalam perut kita.

Kebanyakan makanan kita, termasuk yang direkomendasi untuk dikonsumsi, seperti fiber, tidak dapat dicerna. Tapi sistem pencernaan kita adalah mesin organik yang kuat, dan semua yang tidak dapat diserap akan dibuang.

Meskipun permen karet bersifat lengket dan sangat kenyal, “ia akan lolos melewati saluran percernaan lalu masuk ke WC,” terang Vreeman.

Artinya, Anda tak perlu khawatir saat permen karet yang Anda kunyah tanpa sengaja tertelan.

Baca juga mitos seputar kesehatan lain :
- Vaksin Dapat Menyebabkan Flu (dan Autisme)
- Suplemen Selalu Menyehatkan
- Udara Dingin Dapat Menyebabkan Sakit
- Kita Hanya Menggunakan 10% Otak Kita
- Gula Membuat Anak-anak Jadi Nakal
- Anda Harus Tetap Tersadar Saat Mengalami Gegar Otak

Sumber : myhealthnewsdaily.com

Read More

Mitos Seputar Kesehatan (6)

Mitos Seputar Kesehatan (6)
Mitos: Anda Harus Tetap Tersadar Saat Mengalami Gegar Otak.

Gegar otak jarang terjadi, tapi saat mengalaminya, butuh perhatian medis khusus karena bisa mengancam hidup yang bersangkutan.

Peringatan agar tetap sadar setelah mengalami benturan keras kebanyakan muncul akibat kesalahpahaman tentang jenis-jenis luka kepala tertentu, salah satunya berupa perdarahan otak, di mana sebuah “periode jernih” diikuti dengan koma atau lebih buruk lagi. Tapi ini sangat jarang dan tidak berkaitan langsung dengan orang yang mengalami gegar otak normal, kata Vreeman.

“Jika Anda diperiksa oleh dokter, dan ia mengatakan kalau Anda mengalami gegar otak ringan, Anda tidak perlu khawatir orang akan membangunkan Anda setiap jam,” katanya.

Baca juga mitos seputar kesehatan lain :
- Vaksin Dapat Menyebabkan Flu (dan Autisme)
- Suplemen Selalu Menyehatkan
- Udara Dingin Dapat Menyebabkan Sakit
- Kita Hanya Menggunakan 10% Otak Kita
- Gula Membuat Anak-anak Jadi Nakal

Sumber : myhealthnewsdaily.com

Read More

Comments