Showing posts with label Iptek. Show all posts
Showing posts with label Iptek. Show all posts

Mobil Ini Bisa Berubah Bentuk Menjadi Mobil Model Apa Saja

Mobil Ini Bisa Berubah Bentuk Menjadi Mobil Model Apa Saja

Anda tahu, robot berubah jadi mobil, truk, tank, pesawat atau radio adalah produk franchise Transformers. Tapi ini beda. Mobil ini bisa berubah jadi mobil lain yang modelnya keren-keren. Hal ini memungkinkan karena mobil yang diberi nama The Mill BLACKBIRD® ini merupakan rig berjalan yang mampu menghasilkan efek CGI (Computer-Generated Imagery) mobil untuk dirinya sendiri. CGI adalah teknologi yang lazim digunakan di dunia perfilman.


The Mill BLACKBIRD® tercipta untuk memenuhi kebutuhan pembuatan iklan, terutama produk-produk mobil sebagai solusi atas berbagai kendala yang dihadapi, baik oleh produsen mobil maupun advertensi terkait dengan ketersediaan mobil, kemungkinan adanya revisi-revisi pada model, keterbatasan akses di lokasi shooting, dan sebagainya.

Dengan The Mill BLACKBIRD®, pihak pembuat iklan otomotif bisa menggunakan model mobil apa pun yang diinginkan produsen mobil, bahkan sebelum mobil tersebut diproduksi.


The Mill BLACKBIRD® adalah hasil kolaborasi antara The Mill dengan JemFX, Performance Filmworks and Keslow Camera, yang memakan waktu selama 2 tahun untuk pengembangannya yang berlokasi di hanggar yang pernah digunakan untuk memproduksi pesawat supersonik siluman BLACKBIRD SR-71 yang kemudian diadopsi namanya untuk mobil The Mill BLACKBIRD®.


Agar mampu beradaptasi dengan karakteristik model yang akan dibuat CGI-nya, The Mill BLACKBIRD® dibuat dinamis; dapat diubah panjang, lebar dan tingginya.


The Mill BLACKBIRD® berhasil menggondol trophy Gold Lion di Cannes Lions Festival untuk kategori Inovasi.

Referensi: The Mill
Read More

Beberapa Alasan Kenapa Kita Harus Pandai Beradaptasi

Beberapa Alasan Kenapa Kita Harus Pandai Beradaptasi

Nokia dulu menyebut Android sebagai semut kecil merah yang mudah digencet dan mati. Arogansi dan rasa percaya diri yang berlebihan membuat Nokia terjebak dalam innovator dilema. Sejarah mencatat, yang kemudian mati justru Nokia – tergeletak kaku dalam kesunyian yang perih. Nokia kolaps dihantam iPhone di tahun 2007, padahal produsen iPhone bukan perusahaan telekomuniksi, namun dari industri komputer.


Kodak menyebut kamera digital hanyalah tren sesaat, dan kamera produksi mereka akan terus bertahan. Kodak terjebak halusinasi dan innovator dilema yang akut. Akibatnya, ruangan ICU yang pengap menanti raga mereka yang merintih kesakitan.


Microsoft dan Intel (dominasi yang dulu dikenal dengan duo Wintel) terlalu menikmati kekuasaannya dalam dunia PC dan Laptop, dan pelan-pelan terjebak innovator dilema. Mereka terbuai dengan kekuasaannya, dan lengah betapa dariamatis kecepatan kemajuan era mobile computing. Kini era PC / Laptop sudah hampir berakhir, diganti era mobile smartphone. Dan hegemoni Microsoft serta Intel kian menjadi tidak relevan dalam era smartphone. Intel dan Microsoft lalu hanya duduk saling bertatapan mata, diam dan termangu. Dalam rasa penyesalan yang pedih dan pahit. Namun dalam bisnis, penyesalan tidak pernah mendapat tempat terhormat.


Pizza Hut konsisten mengenalkan menu baru setiap enam bulan.


Sabun Lifebouy berkali-kali melakukan rejuvenasi.


Facebook dan Bukalapak juga selalu melakukan evolusi.


Koran dan majalah mati bukan karena sesama rivalnya, namun karena Facebook dan Social Media (remaja dan anak muda tak lagi kenal koran / majalah kertas). Mereka lebih asyik main Path, IG atau FB. Apalagi sekarang ada Pokemon Go. Pelan tapi pasti industri koran dan majalah akan mati.


Stasiun televisi seperti RCTI, TransTV dan SCTV kelak akan kolaps bukan karena persaingan sesama pemain di industri yang sama, tapi dari makhluk alien bernama Youtube. Di Amerika, jumlah pemirsa televisi di kalangan anak muda dan remaja menurun drastis. Semua lari ke Youtube. Ini juga kelak akan terjadi di tanah air.


Industri taksi seperti Blue Bird goyah bukan karena pesaing sesama taksi, namun dari layanan taksi independen berbasis aplikasi. Di banyak negara, banyak perusahaan taksi konvensional mati digilas Uber dan layanan taksi berbasis aplikasi lainnya.


Dan kini produsen otomotif Toyota, BMW dan Mercedes Benz takut bukan karena persaingan sesama mereka. Namun karena kehadiran TESLA, yang entah dari mana tiba-tiba melakukan inovasi radikal dengan produk mobil berbasis elektrik, dengan teknologi mobil tanpa sopir atau otonom (Autopilot Hardware). Mobil seri Tesla3 terjual hingga 300 ribu unit hanya dalam dua hari, padahal unitnya baru dirilis 2018. Jadi inden-nya dua tahun.

Manusia yang dapat segera beradaptasi dengan perubahan keadaan lingkungannya, maka dia akan survive.

Jika tidak dapat beradaptasi dengan perubahan maka mereka akan tersingkir dan punah dari lingkungannya.

Ide perubahan dan kreatif adalah salah satu wujud syukur. Intinya, tidak terlena dengan "zona nyaman”.

Berinovasi.

"Kuncinya adalah kerendahan hati dan mau belajar dari kelebihan orang lain, dan tidak pernah meremehkan apapun dan siapapun".

Sumber: WAG
Read More

Otak Kita Jadi Bebal Jika Lupa Membawanya

Otak Kita Jadi Bebal Jika Lupa Membawanya
Sebuah penelitian dari University of Missouri akhirnya menggunakan metode ilmiah untuk membuktikan sebuah fenomena yang menjangkiti orang-orang modern yang sudah semakin tinggi tingkat ketergantungannya pada produk teknologi bernama iPhone.

Menurut mereka, orang akan jadi gelisah jika jauh dari ponselnya. Jika itu terjadi, orang akan mengalami detak jantung tak normal dan peningkatan tekanan darah. Selain itu, ada konsekuensi lain yang mungkin tidak kita sadari. Setelah meminta orang-orang yang dijadikan subyek percobaan untuk melengkapi teka-teki dan tes kognitif lainnya, para peneliti menemukan, bahwa orang yang terpisah dari ponselnya akan menghasilkan kinerja yang lebih buruk dibandingkan dengan mereka yang selalu lengket dengan ponselnya.

Jauh dari ponsel membuat kita bebal alias bego.

Penelitian menunjukkan, bahwa penurunan kemampuan kognitif kemungkinan disebabkan oleh terlalu bingungnya orang-orang tak berponsel, berupa detak jantung tak beraturan, telapak tangan berkeringat, dan meningkatnya tekanan darah, untuk fokus. Pastinya, mereka tak akan bisa mengakses Google dengan cepat dan mudah, bukan?

Sumber: nymag

Read More

Membuat Topeng Wajah Orang Dari Sampah Ini

Membuat Topeng Wajah Orang Dari Sampah Ini
Hati-hati jika Anda membuang sampah sembarangan. Selain beresiko kena denda, salah-salah sampah Anda tersebut dijadikan percobaan oleh orang ini dan topeng berbentuk wajah Anda akan terpampang di galeri. Atau lebih buruk lagi, dijadikan topeng untuk merampok. Hiii ... Makanya jangan asal buang sampah ya. Jagalah kebersihan, karena bersih adalah bagian dari iman.

Halah, kok malah khotbah. Langsung simak, gan ...


Sisa permen karet, potongan kuku dan puntung rokok yang kita buang sembarangan ternyata bisa menjadi sesuatu yang tak terbayangkan oleh kita. Seniwati Heather Dewey-Hagborg memanfaatkan sampah-sampah yang dikumpulkan di New York City dan Brooklyn tersebut menjadi wajah manusia menggunakan DNA terekstrasi.

Dewey-Hagborg adalah mahasiswi pasca sarjana di bidang seni elektronika pada Rensselaer Polytechnic Institute di Troy, New York. Setelah mengekstraksi DNA dari sampel-sampel yang diperolehnya, ia memfokuskan diri pada wilayah genomik tertentu, merangkainya dan kemudian memasukkan data ke dalam program komputer yang akan menghasilkan wajah dari si pembuang sampah sembarangan itu.

Dari model-model tersebut, Dewey-Hagborg membuat ukiran wajah menggunakan printer 3D. Potret ukuran sebenarnya, yang lebih mirip topeng, digantung di dinding-dinding galeri dan di samping “foto” itu biasanya diletakkan kotak kayu berisi sampel dan foto lokasi di mana sampel itu diperoleh.


Sang seniwati mempelajari cara ekstraksi DNA dari sebuah tempat kursus biologi molekular di Genspace, sebuah laboratorium bebas pakai di Brooklyn yang sesekali juga dijadikan sebagai tempat kerjanya. Dia menggunakan perlengkapan ekstraksi DNA standar yang dibelinya secara online untuk menganalisa DNA. Hasilnya sungguh mengejutkan; sebuah topeng wajahnya sendiri yang begitu akurat, dibuat dengan teknik yang sama saat ia menggunakan sisa permen karet, potongan kuku dan puntung rokok yang dipungutnya di jalanan. Tetapi, dari DNA tersebut tidak bisa mengungkap usia seseorang, sehingga yang dihasilkan oleh komputer adalah “foto wajah” orang saat berusia 25 tahun.

Bagaimana proses pembuatannya? Silakan lihat di Smithsonian.

Sumber: Web Urbanist
Read More

Mobil Bertenaga Udara Bakal Hadir

Mobil Bertenaga Udara Bakal Hadir
Produsen mobil terbesar di Perancis, Peugeot-Citroen, optimis mampu menciptakan mobil bertenaga udara pada 2016.

Para ilmuwan mereka mengatakan, jika itu berhasil maka rata-rata akan bisa menekan 45% biaya BBM. Dan jika dikendarai di perkotaan, biayanya bisa dipangkas hingga 80% karena mobil hanya digunakan dalam 4/5 dari waktu normal.

Sistem ini bekerja dengan menggunakan mesin pembakaran internal normal, hidrolis khusus dan gearbox yang telah disesuaikan dengan silinder udara untuk menyimpan dan melepaskan energi. Dengan sistem ini, mobil ini bisa dijalankan menggunakan bensin, udara, atau keduanya.

Kekuatan udara yang digunakan semata-mata untuk di dalam kota, secara otomatis akan diaktifkan jika dipacu di bawah 43 mph dan tersedia untuk ’60-80% waktu berkendara di kota’. Produsen memperkirakan, pada 2020 mobil tersebut akan dapat menempuh jarak rata-rata 117 mil untuk 1 galon udara.

Sistem tekanan udara dapat dipakai ulang, di mana itu tidak bisa terjadi jika menggunakan sumber energi biasa, saat melambat atau mengerem.

Sistem mesin revolusioner ‘Udara Hibrid’ – pertama dalam mengkombinasikan bensin dan tekanan udara – merupakan terobosan dalam teknologi mobil hibrid, karena tidak membutuhkan batere/ aki.

Mobil-mobil yang cocok dengan Udara Hibrid akan lebih murah sekitar £1,000 dibandingkan model hibrid yang ada sekarang.

Dalam jangka waktu tak lebih dari 2 tahun, 100 orang ilmuwan dan teknisi terkemuka bekerja dalam riset rahasia Peugeot di kantor pusat pengembangannya di Velizy, selatan Perancis.

Udara Hibrid menjadi pusat perhatian Direktur Eksekutif Peugeot, Philippe Varin sebagai upaya untuk mencatatkan diri dalam sejarah pembuatan mobil.

Sistem revolusioner tersebut bisa dipasang di mobil biasa tanpa perlu merubah bentuk dan ukuran mobil, termasuk ukuran ruang mesinnya, sehingga jika dilihat dari luar tak akan ada bedanya dengan mobil konvensional.

Juru bicara Peugeot menyatakan, “Kami tidak bicara tentang mobil yang aneh-aneh. Ini adalah mobil biasa”.

Peugeot, yang meluncurkan prototipnya beberapa waktu lalu, membayangkan akan memperkenalkan model yang lebih kecil lebih dahulu, seperti 208.

Perusahaan tersebut mengatakan, bahwa selain ramah lingkungan dan lebih murah, sistem udara tidak menimbulkan bahaya ekstra saat tabrakan.

Para pengendara tak perlu khawatir akan kehabisan tekanan udara saat berkendara tengah malam atau di luar kota, karena mobilnya akan dilengkapi dengan komputer cerdas yang akan mengatur pengisian ulang udara secara otomatis.

Kompresi dan dekompresi udara berjalan secara otomatis sesuai dengan kecepatan mobil, baik saat dipacu maupun melambat.

Selain mobil udara revolusioner, Peugeot juga berencana akan membuat mobil yang lebih besar, seperti 405 dan Citroen C5, yang akan menghemat 20% biaya BBM karena menggunakan material baru seperti baja ringan dan komposit aluminium.

Mereka juga akan meluncurkan inovasi lain, seperti power steering elektrik, di samping ban dan hidrolis baru yang bisa meredam pengereman.

Semuanya akan diperkenalkan mulai tahun ini. Mobil-mobil pertama yang mereka andalkan akan menggantikan Citroen C4 Picasso yang diproduksi di pabrik mereka di Vigo, Spanyol, dan menggantikan 308 yang dibuat di Sochaux, Perancis.

Para penonton terkesima saat kain penutup mobil dibuka pada seremonial yang dihadiri oleh para politisi dan pengusaha terkemuka Perancis.

Inovasi ini sangat berarti bagi Philippe Varin yang ingin mengulang kesuksesan Peugeot dan Citroen setelah terpuruk akibat krisis di Eropa Selatan.

Sumber : Daily Mail

Read More

TV Beraroma, Mungkinkah?

TV Beraroma, Mungkinkah?
Sebagai sarana hiburan, TV sudah menjadi kebutuhan pokok yang tak dapat diabaikan keberadaannya. Bisa dikatakan, tak ada rumah tanpa TV dan ini merupakan peluang bagi produsen TV untuk terus berlomba mengembangkan produknya. Pengembangan tak Cuma dari segi fisik, yang semakin tipis dan lebar layarnya, tapi juga fitur.

Yang terbaru adalah TV cerdas (smart TV), yang tak cuma menampilkan tontonan dari berbagai stasiun TV yang juga turut berkembang jumlahnya, tapi juga bisa digunakan untuk browsing internet, chatting, game interaktif, perekam dan segudang fitur lainnya.

Namun yang membuat saya penasaran: Adakah TV yang bisa memunculkan aroma sesuai tayangan yang muncul di TV? Seperti acara kuliner, misalnya. Alangkah sedapnya jika bukan hanya mata yang terpikat pada gambar makanan, tapi juga aromanya. Atau wanita cantik yang bisa tercium wangi parfumnya oleh pemirsa TV.

Mungkin cara kerjanya seperti mainan kereta api yang bisa mengepulkan asap di cerobong lokomotifnya. Bila terus menerus dimainkan, lama kelamaan asap itu akan habis, dan kita bisa mengisinya lagi dengan cairan tertentu, di mana cairan itu akan berasap jika dialiri arus listrik dari batere. Demikian pula dengan TV beraroma, mungkin kita hanya perlu me-refill komponen tertentu di dalam TV jika aroma yang dikeluarkan mulai hilang.

Yah, kira-kira begitulah. Sekarang masih angan-angan, tapi siapa tahu tahun depan, lima tahun lagi, atau satu abad yang akan datang bisa terwujud, dan anak cucu kita bisa menikmatinya. Itu baru namanya real smart TV. (mp2)

Read More

Comments